Akhirnya, IHSG ke level 4.811
Jum'at, 01 Maret 2013 - 16:02 WIB
Akhirnya, IHSG ke level 4.811
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini berhasil melanjutkan reli rekor barunya. IHSG awal Maret ditutup naik 15,82 poin atau 0,33 persen ke level 4.811,61.
Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG berhasil menguat tipis 4,26 poin atau 0,09 persen ke level 4.800,05. Sedangkan pada sesi siang, IHSG sedikit turun ke 4.796,46.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup mencetak rekor baru, dengan naik 79,37 poin atau 1,68 persen menuju level 4.795,79. Level IHSG sepanjang hari ini tertinggi berada pada posisi 4.817,91.
Indeks LQ45 menguat 3,23 poin atau 0,39 persen ke level 827,97. Indeks kawasan Asia bervariasi.
Indeks Komposit Shanghai turun 6,09 poin atau 0,26 persen ke level 2.359,51; Indeks Hang Seng merosot 140,05 poin atau 0,61 persen ke level 22.880,22; Indeks Nikkei 225 naik 47,02 poin atau 0,41 persen ke level 11.606,38 dan Indeks Straits Times naik 1,78 poin atau 0,05 persen ke level 3.271,73.
Di Bursa Indonesia sebanyak 156 saham tercatat naik, 133 saham turun dan 99 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp7,82 triliun dengan volume perdagangan mencapai 7,71 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp2,12 miliar.
Sektor saham yang menguat, yakni konsumer, aneka industri, manufaktur, infrastruktur, perdagangan dan industri dasar. Sedangkan sektor yang minus adalah agri, tambang, keuangan dan properti.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp100 ke Rp18.550, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik Rp25 ke Rp2.600 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.700 ke Rp50.000.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 ke Rp22.650 PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp75 ke Rp2.625 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp200 ke Rp9.850.
Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG berhasil menguat tipis 4,26 poin atau 0,09 persen ke level 4.800,05. Sedangkan pada sesi siang, IHSG sedikit turun ke 4.796,46.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup mencetak rekor baru, dengan naik 79,37 poin atau 1,68 persen menuju level 4.795,79. Level IHSG sepanjang hari ini tertinggi berada pada posisi 4.817,91.
Indeks LQ45 menguat 3,23 poin atau 0,39 persen ke level 827,97. Indeks kawasan Asia bervariasi.
Indeks Komposit Shanghai turun 6,09 poin atau 0,26 persen ke level 2.359,51; Indeks Hang Seng merosot 140,05 poin atau 0,61 persen ke level 22.880,22; Indeks Nikkei 225 naik 47,02 poin atau 0,41 persen ke level 11.606,38 dan Indeks Straits Times naik 1,78 poin atau 0,05 persen ke level 3.271,73.
Di Bursa Indonesia sebanyak 156 saham tercatat naik, 133 saham turun dan 99 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp7,82 triliun dengan volume perdagangan mencapai 7,71 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp2,12 miliar.
Sektor saham yang menguat, yakni konsumer, aneka industri, manufaktur, infrastruktur, perdagangan dan industri dasar. Sedangkan sektor yang minus adalah agri, tambang, keuangan dan properti.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp100 ke Rp18.550, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik Rp25 ke Rp2.600 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.700 ke Rp50.000.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 ke Rp22.650 PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp75 ke Rp2.625 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp200 ke Rp9.850.
(rna)
Lihat Juga :