Ekonom: Investasi berjangka lebih tahan krisis

Sabtu, 02 Maret 2013 - 15:57 WIB
Ekonom: Investasi berjangka...
Ekonom: Investasi berjangka lebih tahan krisis
A A A
Sindonews.com - Pengamat ekonomi Aviliani berharap masyarakat Indonesia bisa lebih banyak menanamkan modal di sektor investasi berjangka. Karena, relatif lebih tahan banting terhadap krisis ekonomi.

"Saya berharap masyarakat Indonesia, terutama kelas menengah yang sedang meningkat ini lebih banyak mengetahui tentang sektor investasi ini. Karena relatif tahan banting terhadap krisis ekonomi yang dapat membuat panik dan membahayakan kelas ekonomi tersebut," katanya dalam Monex Investor Club 2013 di Jakarta Theater, Sabtu (2/3/2013).

Menurutnya, masyarakat perlu meminta perlindungan konsumen dari pemerintah. Investasi jenis ini dinilai menarik, asalkan masyarakat mengetahui seluk beluk sektor perusahaan ini.

"Selain itu, perlunya Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI) untuk menjadi regulator terhadap perusahaan sektor pialang berjangka," ujar Aviliani.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
3 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
5 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
5 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
5 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
6 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
6 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved