IHSG diprediksi bergerak dalam rentang terbatas

Selasa, 05 Maret 2013 - 08:12 WIB
IHSG diprediksi bergerak...
IHSG diprediksi bergerak dalam rentang terbatas
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini akan berada pada kisaran 4.728-4.809.

"Pola bearish engulfing di area very overbought terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish engulfing, dimana IHSG akan bergerak pada kisaran terbatas," terang Edwin, Selasa (5/3/2013).

Kondisi tersebut terutama dipengaruhi kondisi global, dimana setelah sempat Dow Jones berada di area negatif akibat tajamnya kejatuhan Bursa Shanghai-China -3,7 persen akibat pemerintah China menaikkan down payment pembelian rumah.

Apalagi, pemerintah China juga berencana menaikkan bunga KPR bank untuk pembelian rumah kedua untuk menahan kenaikan harga rumah di China yang naik terlalu cepat menyebabkan bubble harga.

Sementara, dari Amerika Serikat, tidak tercapai kesepakatan atas antara Partai Republik dan Demokrat mengenai sequester USD85 miliar/bulan.

"Akhirnya menjelang penutupan sesi 2, Dow dapat recover dan ditutup menguat +38,15 poin (+0,27 persen), hanya terpaut 40 poin saat ini dari level tertinggi Dow sepanjang masa, yakni di level 14.164,53, diiringi penurunan tajam The VIX sebesar -8,79 persen ditutup pada level 14,01," kata Edwin.

Dia menilai, faktor berbalik arahnya Dow Jones semalam ditengah kejatuhan tajam Bursa Shanghai dan Hongkong akibat rencana pemerintah China menaikkan harga rumah kedua dan menaikkan bunga KPR menjadi faktor penggerak IHSG ditengah terus turunnya harga komoditas seperti oil dan nikel.

"Valuasi IHSG saat ini cenderung overvalued akibat dorongan aksi pembelian bersih asing yang sangat massive, dimana YTD mencapai Rp18,98 triliun mendorong IHSG saya perkirakan bergerak dalam kisaran terbatas dalam perdagangan Selasa (05/03)," tegas Edwin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Menghijau,...
IHSG Diprediksi Menghijau, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
48 menit yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
1 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
2 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
3 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
4 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved