Wall Street menguat di tengah kekhawatiran ekonomi China

Selasa, 05 Maret 2013 - 08:44 WIB
Wall Street menguat...
Wall Street menguat di tengah kekhawatiran ekonomi China
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat ditutup lebih tinggi karena investor melakukan pembelian saham dan mendorong indeks utama mendekati level tertingginya, meski terdapat kekhawatiran terhadap pertumbuhan dan pasar perumahan di China.

Indeks Dow Jones ditutup menguat 40 poin dan merupakan level tertinggi didorong pemulihan dari kerugian rencana memperketat pembatasan pasar perumahan di China yang memperlambat pertumbuhan sektor jasa di negara itu.

Setiap perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia memberi imbas terhadap pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat (AS), terutama untuk komoditas dan material yang memiliki banyak eksposur ke China.

Saham industri dan material menjadi saham yang terlemah di Bursa Wall Street. Saham Caterpillar Inc (CAT.N) turun 1,8 persen menjadi USD89,75 dan saham Alcoa Inc (AA.N) melemah 1,1 persen pada USD8,35.

"Ada banyak kekhawatiran di luar sana, tetapi juga banyak momentum positif. Namun, saham menjadi satu-satunya investasi jika menginginkan keuntungan," kata Kepala Investasi dari Huntington Asset Management di Columbus, Ohio, Randy Bateman seperti dilansir dari Reuters, Selasa (5/3/2013).

Sementara itu, kekhawatiran tentang pemangkasan anggaran secara otomatis di AS dan krisis utang di zona Eropa menjadi alasan bagi investor untuk mengambil jeda dalam menghadapi resistensi.

Pada perdagangan Senin waktu setempat, Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup naik 38,16 poin atau 0,27 persen ke 14.127,82. Sementara indeks The Standard & Poor 500 (SPX) hanya naik 7,00 poin atau 0,46 persen ke 1.525.20. Serta Nasdaq Composite Index (IXIC) mencetak 12,29 poin atau 0,39 persen menjadi 3.182.03.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
1 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
5 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved