Bank Sentral Australia pertahankan suku bunga

Selasa, 05 Maret 2013 - 12:53 WIB
Bank Sentral Australia...
Bank Sentral Australia pertahankan suku bunga
A A A
Sindonews.com - Bank Sentral Australia melaporkan akan mempertahankan suku bunga stabil pada 3,00 persen, setelah tanda-tanda resesi ekonomi global mereda.

Pada pertemuan bulanan di Sydney, Reserve Bank of Australia (RBA) memutuskan untuk mempertahankan kas suku bunga sejak Desember, di mana suku bunga terendah dalam sejarah terjadi pada 2009, akibat krisis keuangan global.

"Pandangan board cenderung konsisten dengan target inflasi, dan pertumbuhan yang lebih sedikit di bawah tren pada tahun yang akan datang. Untuk itu diperlukan sikap akomodatif dari kebijakan moneter yang tepat," kata Gubernur RBA, Glenn Stevens, seperti dilansir Global Post, Selasa (5/3/2013).

Setahun lalu, cash rate RBA adalah 4,25 persen, Stevens mengakui telah terjadi pelonggaran signifikan dalam kebijakan moneter selama 2012.

"Meskipun dampak dari ini masih akan mengambil lebih banyak waktu untuk menjadi jelas, ada tanda-tanda bahwa kondisi tersebut akan lebih mudah untuk beberapa efek yang diharapkan," kata Stevens.

Analis secara umum mengharapkan RBA mempertahankan suku bunga dan dolar Australia diperdagangkan pada USD1,0234, naik dari USD1,0214 di hari sebelumnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Perang Dingin, China...
Perang Dingin, China Bekukan Dialog Ekonomi dengan Australia
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia...
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia Mulai Berlaku Minggu Ini
China Bekukan Dialog...
China Bekukan Dialog Ekonomi, Mendag Australia Mengaku Kecewa
Resmi Resesi, Ini yang...
Resmi Resesi, Ini yang Dialami Masyarakat Australia
Terbongkar! Ini Alasan...
Terbongkar! Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
10 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
17 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved