Inflasi Februari kota Depok mengkhawatirkan

Kamis, 07 Maret 2013 - 19:33 WIB
Inflasi Februari kota...
Inflasi Februari kota Depok mengkhawatirkan
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Depok mencatat angka inflasi mengkhawatirkan ditandai dengan kenaikan harga sembako. Di antaranya bawang merah, bawang putih, jeruk, tomat buah, harga emas, dan kenaikan tarif dasar listrik bagi kalangan tertentu.

Kasi Neraca Wilayah dan Analisis BPS Kota Depok, Bambang Pamungkas mengungkapkan, pada Februari 2013 di Kota Depok terjadi inflasi sebesar 0,72 persen. Inflasi terjadi pada kenaikan harga komoditas.

“Ini yang kita khawatirkan, baru di awal tahun saja Januari-Februari inflasi sudah tinggi. Kita tahu, waktu itu curah hujan cukup tinggi dan banjir. Tidak heran, banyak petani bawang yang gagal panen. Padahal, masyarakat kita ini tidak bias lepas dari bawang untuk bahan bumbu,” terangnya kepada wartawan, Kamis (7/3/2013).

Menurut Bambang, angka itu jika dibandingkan dengan daerah lain di Jabodetabek maka inflasi pada Februari di Depok menduduki peringkat kedua setelah Tangerang (1,02 persen). Sedangkan inflasi Februari 2013 di Jawa Barat sebesar 0,79 persen dan nasional sebesar 0,79 persen.

Dia menambahkan, pergerakan inflasi selama Januari dan Februari 2013 ini jika dibandingkan 2011 dan 2012 mengalami peningkatan. Inflasi kalender sampai dengan Februari 2013 di Kota Depok sebesar 2,02 persen, sedangkan inflasi kalender pada periode yang sama di 2011 sebesar 1,32 persen dan pada 2012 sebesar 0,62 persen.

“Dengan kondisi inflasi di Depok yang mengkhawatirkan ini, maka perlu dilakukan kontrol terhadap harga dan stok barang di pasar. Tujuannya, jangan sampai inflasi ini semakin meroket,” tuturnya.

Bambang menambahkan, pada 2011 inflasi tahunan di Depok mencapai 2,91 persen, dan inflasi tahunan pada 2012 sebesar 4,11 persen. Menurutnya, tahun sebelumnya terdapat delapan barang yang memicu kenaikan harga dan tahun ini terdapat lima barang sebagai pemicunya.

Untuk menjaga inflasi 2013 supaya berada di level yang aman, menurutnya perlu diperhatikan stok dan pengendalian harga. Di antaranya pada komoditas nasi, beras, daging sapi, mi, bawang putih, bawang merah, tahu mentah, dan jeruk.

“Harga bawang di triwulan pertama ini sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan jika masih belum mencapai 50 persen. Sebab, biasanya harga bawang akan turun kembali saat memasuki musim kemarau atau pada triwulan kedua karena petani banyak menanam di musim ini,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Depok, Tata Jumantara mengaku kenaikan harga bawang merah dan putih dikarenakan musim hujan atau banjir pada bulan lalu. Sedangkan, jeruk dan tomat buah merupakan kebiasaan warga Depok yang suka mengonsumsi buah-buahan. Selain itu, kata dia, di semua daerah Jawa Barat juga dipengaruhi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di kalangan tertentu.

“Kebiasaan warga Depok dalam mengonsumsi buah juga menjadi pemicu inflasi dan ini tidak bisa dilarang. Sedangkan, untuk kenaikan TDL pada kalangan atas atau tertentu juga hampir di semua daerah Jawa Barat,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
35 menit yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
1 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved