Buruh tolak Agus Marto jadi Gubernur BI

Sabtu, 09 Maret 2013 - 12:42 WIB
Buruh tolak Agus Marto...
Buruh tolak Agus Marto jadi Gubernur BI
A A A
Sindonews.com - Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menuntut agar Menteri Keuangan, Agus Martowardoyo diberhentikan dari jabatannya karena dianggap telah mengabaikan hak konstitusi rakyat dan menghalang-halangi jaminan kesehatan (universal coverage).

MPBI juga menilai, Agus Martowardojo tidak layak untuk menjadi calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Bahkan, MPBI mengamcam akan melaksanakan aksi besar-besaran dalam waktu dekat terkait hal ini.

"MPBI akan melakukan aksi besar-besaran dalam waktu dekat di DPR untuk menolak Agus Martowardoyo menjadi Gubernur BI dan secepatnya diberhentikan sebagai Menkeu," kata Presidium MPBI, Said Iqbal dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, di Jakarta, Sabtu (9/3/2012).

Menurut Said, Menkeu Agus telah mengambil keputusan yang sewenang-wenang dengan memotong tarif Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dari Rp22 ribu per bulan menjadi Rp15 ribu per bulan. Hal ini dikhawatirkan akan membuat jaminan kesehatan masyarakat berkurang.

"Menteri Keuangan tidak bisa menganulir keputusan rakor Menkokesra yang telah melibatkan semua stakeholder dan menteri terkait lainnya telah memutuskan iuran PBI (penerima bantuan iuran) sebesar Rp22.201 per orang per bulan," ujarnya.

Padahal, lanjut dia, dalam UU kesehatan perintah anggaran untuk kesehatan sebesar 5 persen dari APBN (kurang lebih Rp75 triliun untuk 2013) dan anggaran ini, sudah mencukupi pembiayaan penerima jaminan kesehatan dengan jumlah 140 juta orang.

"Dengan demikian, Menkeu telah bertindak sewenang-wenang dan arogan terhadap hak konstitusi rakyat yang berlindung dibalik alasan anggaran dan fiskal," tandas Said.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved