IHSG berpotensi menguat

Senin, 11 Maret 2013 - 08:27 WIB
IHSG berpotensi menguat
IHSG berpotensi menguat
A A A
Sindonews.com - Dengan bermunculannya berbagai sentimen positif baik dari luar maupun dalam negeri diharapkan mampu menjadi penopang utama penguatan lanjutan yang mungkin terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 4.828-4.927. Pola three white soldiers di area overbought terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation," terang Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Senin (11/3/2013).

Pertanyaan besar saat ini sedang menggelayuti investor di seluruh dunia, apakah Dow Jones bisa menguat kembali setelah selama 10 minggu sejak 31 Desember 2012 naik 9,9 persen atau apakah Indeks S&P 500 yg telah naik 8,8 persen sejak akhir 2012 masih bisa menguat karena hanya sisa 1 persen dari level tertinggi 1.565.15 pada 9 Oktober 2007.

Secara valuasi dengan menggunakan PER 12 bulan kedepan, PER Indeks S&P 500 saat ini sebesar 13,8x, artinya masih dibawah rata-rata sejarah PE, yakni 14,50. Dengan merujuk PER tersebut, S&P 500 berpeluang mengalami kenaikan ke level 1.630 sepanjang 2013 dari closing level Jumat pekan lalu di 1.551.

Diantara semua data ekonomi penting yang akan direlease sepanjang minggu ini, laporan retail sales yang akan dirilis Rabu menjadi penting, khususnya bagaimana golongan masyarakat berpenghasilan rendah mengatasi kenaikan pajak dan kenaikan harga BBM, dimana diperkirakan akan sama seperti bulan lalu yang hanya tumbuh 0,1 persen serta CPI pada hari Jumat yang diperkirakan tumbuh diatas 0,7 persen sebagai dampak kenaikan harga BBM.

Disamping itu, data ekonomi penting lain yang perlu diperhatikan, seperti jobless claims, PPI, current account (Kamis) dan quadruple witching, Empire State mfg survey, industrial production, consumer sentiment (Jumat).

Merujuk kinerja emiten tahunan 2012 yang mengalami kenaikan cukup signifikan setara dengan EPS IDR 305, maka dengan menggunakan highest PER history sebesar 16,9x, maka dia akan menaikan target level IHSG 2013 menjadi 5.150, dari sebelumnya 4.800 yang sudah tercapai dalam kurun waktu 9,5 minggu.

"Dasyatnya-nya foreign fund inflow plus kuatnya pertumbuhan earning emiten ditengah stabilnya rupiah tercermin dengan net buy asing selama 10 minggu berjumlah Rp19,69 triliun menjadi katalis IHSG menguat kembali dalam perdagangan Senin ini," simpul Edwin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Menghijau,...
IHSG Diprediksi Menghijau, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
Berita Terkini
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
24 menit yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
37 menit yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
1 jam yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved