IHSG diprediksi masih akan melemah

Jum'at, 15 Maret 2013 - 08:37 WIB
IHSG diprediksi masih...
IHSG diprediksi masih akan melemah
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada posisi 4.752-4.825. Pola three black crows terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish continuation.

Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG masih akan dibayangi faktor makro ekonomi dalam negeri. "Apakah IHSG akan turut berpesta dalam perdagangan Jumat ini? Bagi saya masih tanda tanya karena saat ini muncul kekhawatiran tekanan inflasi selama dua bulan terakhir," kata dia, Jumat (15/3/2013).

Inflasi dua bulan terakhir mencapai 1,79 persen atau YOY sebesar 5,31 persen ditambah lagi inflasi Maret 2013 yang perkirakan mencapai 0,175-0,225 persen. Artinya lebih tinggi dari inflasi Maret tiga tahun sebelumnya (2010: -0,14 persen; 2011: -0,32 persen dan 2012: 0,07 persen), terlebih jika pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi akibat besarnya beban subsidi yang ditanggung pemerintah serta net sell asing selama dua hari mencapai Rp700 miliar.

Sementara sentimen dari luar, dimana Dow Jones kembali naik 10 hari berturut-turut atau kenaikan pertama kali berturut-turut 10 hari sejak November 1996 dan membukukan level tertinggi dalam sejarah diatas level 14.500 tepatnya 14.539,14 setelah naik +83,86 poin (+0,57 persen), atau YTD Dow naik +10,95 persen.

Ini diikuti penurunan The VIX -4,48 persen ditutup pada level 11,30 didorong membaiknya data ekonomi, seperti: Weekly jobless Claims secara tdk terduga turun 10.000 unit minggu lalu menjadi 322.000 unit (VS konsensus ekonom 350.000 unit) serta PPI February naik 0,7 persen, kenaikan terbesar 5 bulan terakhir seiring kenaikan harga BBM tetapi sangat kecil kemungkinan melihat inflasi secara keseluruhan yang harus memaksa The Fed menaikan Fed Rate & mengecilnya Defisit Current Account AS menjadi USD110,4 miliar di kuartal IV/2012 (VS konsensus ekonom yg memperkirakan defisit Current Account membesar menjadi USD112,8 miliar atau dari USD107,5 miliar di kuartal III/2012).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Bertaji,...
IHSG Diprediksi Bertaji, Pantau 6 Saham Ini
Berita Terkini
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
15 menit yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
56 menit yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
2 jam yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
2 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved