Obama perbarui investasi bahan bakar

Sabtu, 16 Maret 2013 - 18:19 WIB
Obama perbarui investasi...
Obama perbarui investasi bahan bakar
A A A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyerukan kembali untuk mengembangkan teknologi baru yang akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dengan menggeser bahan bakar mobil dari minyak dan gas.

"Satu-satunya cara kita mematahkan siklus spiking harga gas adalah dengan menggeser mobil dan truk dari ketergantungan minyak untuk selamanya," kata Obama, seperti dilansir dari New Straits Times, Sabtu (16/3/2013).

"Itu sebabnya, saya meminta Kongres mendirikan sebuah Energy Security Trust untuk mendanai (menginvestasikan) penelitian teknologi baru yang akan membantu kami mencapai tujuan," tambahnya.

Kemarin, Obama mengunjungi Argonne National Laboratory di luar Chicago, sebuah fasilitas penelitian yang memfokuskan diri pada mesin mobil listrik baru dan cara-cara lain untuk mengurangi ketergantungan AS pada minyak.

Presiden mengusulkan untuk berinvestasi mengambil beberapa dari pendapatan minyak dan gas dari lahan umum, meletakkannya ke arah penelitian pada mesin energi yang efisien, mengembangkan baterai lebih murah, dan biofuel maju.

"Sekarang, ide ini bukan milik pribadi. Ini benar-benar dibangun dari proposal yang diajukan koalisi non-partisan dari CEO dan pensiunan jenderal serta laksamana. Jadi mari kita mengambil nasihat dari mereka, melindungi bisnis kita dari lonjakan harga gas yang menyakitkan sekali untuk semua," papar Obama.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
14 menit yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
18 menit yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
31 menit yang lalu
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
1 jam yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved