IHSG diprediksi menguat terbatas
Senin, 18 Maret 2013 - 08:08 WIB
IHSG diprediksi menguat terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bersifat terbatas, namun dengan sentimen yang ada diprediksi akan mampu kembali berada di teritori hijaunya pada perdagangan awal pekan ini.
"Mengawali pekan ini, kami perkirakan IHSG berpeluang untuk menguat terbatas dengan kisaran support-resistance 4.800-4.860," terang Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Senin (18/3/2013).
Dia menjelaskan, prediksi tersebut juga tak lepas dari pergerakan sebelumnya, dimana IHSG berhasil rebound pada perdagangan terakhir pekan lalu.
"Kenaikan IHSG tidak lepas keberhasilan bursa Amerika yang terus mencatat rekor baru," kata Purwoko.
Penguatan di bursa saham AS itu, lanjut Purwoko, didorong oleh data tunjangan pengangguran yang tercatat terendah dalam dua bulan terakhir. Bursa saham Eropa juga turut menguat ke level tertingginya dalam 4,5 tahun terakhir sebelum memulai rapat dua hari di Brussels untuk membicarakan bailout untuk Cyprus.
"Berbagai sentiment positif ini menutup kekhawatiran investor akan ketidakpastian dari kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM," tegasnya.
"Mengawali pekan ini, kami perkirakan IHSG berpeluang untuk menguat terbatas dengan kisaran support-resistance 4.800-4.860," terang Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Senin (18/3/2013).
Dia menjelaskan, prediksi tersebut juga tak lepas dari pergerakan sebelumnya, dimana IHSG berhasil rebound pada perdagangan terakhir pekan lalu.
"Kenaikan IHSG tidak lepas keberhasilan bursa Amerika yang terus mencatat rekor baru," kata Purwoko.
Penguatan di bursa saham AS itu, lanjut Purwoko, didorong oleh data tunjangan pengangguran yang tercatat terendah dalam dua bulan terakhir. Bursa saham Eropa juga turut menguat ke level tertingginya dalam 4,5 tahun terakhir sebelum memulai rapat dua hari di Brussels untuk membicarakan bailout untuk Cyprus.
"Berbagai sentiment positif ini menutup kekhawatiran investor akan ketidakpastian dari kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM," tegasnya.
(rna)
Lihat Juga :