Baru 2,7 juta buruh di Jabar masuk Jamsostek

Senin, 18 Maret 2013 - 11:03 WIB
Baru 2,7 juta buruh...
Baru 2,7 juta buruh di Jabar masuk Jamsostek
A A A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan menyambut positif keseriusan PT Jamsostek dalam memperluas program, khususnya untuk buruh di pelosok kabupaten/kota se-Jabar.

"Pemprov Jawa Barat berterima kasih kepada seluruh jajaran PT Jamsostek yang selama ini telah memainkan peran dalam menyejahterakan teman-teman pekerja se-Jabar. Kami berharap, partisipasi ini semakin ditingkatkan mulai tahun ini dan ke depan," papar Heryawan, dalam rilisnya, Senin (18/4/2013).

Heryawan mengungkapkan, hal itu dalam acara custumer gathering PT Jamsostek dalam rangka HUT ke-35 di Grand Ballroom Hotel Hilton, Bandung pada 15 Maret 2013. Acara ini dihadiri instansi terkait dan kalangan pengusaha serta pekerja, jajaran manajemen kantor pusat PT Jamsostek, termasuk Direktur Utama Jamsostek, Elvyn G Masassya.

Menurutnya, kaum buruh adalah pilar utama perputaran ekonomi suatu daerah, bahkan bangsa. Tanpa pekerja, segala rencana pembangunan tidak berarti apa-apa. Karena itu, pemerintah daerah senantiasa berupaya agar kehidupan kalangan pekerja semakin membaik.

"Jangan tuntut buruh berterima kasih kepada pengusaha. Sebaliknya, pengusahalah yang wajib berterima kasih kepada pekerja. Karena itu, mari kita ciptakan kondisi agar buruh semakin sejahtera. Pekerja sejahtera dan pengusaha untung," tegasnya.

Sementara, Elvyn mengatakan, kaum pekerja yang menjadi peserta Jamsostek kini mencapai 2,7 juta orang di Jabar. Jumlah ini masih jauh di bawah total pekerja di Jabar yang mencapai 22 juta orang.

"PT Jamsostek pada tahun ini akan menambah outlet pelayanan yang menjangkau seluruh kabupaten dan kota, termasuk di Jabar," kata Elvyn.

Pada kesempatan yang sama, Dirut Jamsostek ini menegaskan, pihaknya akan turut berpartisipasi membangun rumah susun sewa (rusunawa) yang diperuntukkan bagi kaum buruh.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bantuan Uang Sembako Pensiunan PT Pelindo (Persero)
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Kenali 11 Jurusan Kuliah...
Kenali 11 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Persero
PT PP (Persero) Tbk...
PT PP (Persero) Tbk Bantu 25.000 Masker Medis untuk Polda Sulut
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved