IHSG terkoreksi 16 poin ke 4.802
Senin, 18 Maret 2013 - 16:04 WIB
IHSG terkoreksi 16 poin ke 4.802
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sore ini ditutup terkoreksi 16,50 poin atau 0,34 persen ke level 4.802,83
Pada pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 14,34 poin atau 0,30 persen ke level 4.804,98, menyusul sentimen negatif dari bursa global. Sedangkan, sesi I, IHSG ditutup terkoreksi 4,02 poin atau 0,08 persen ke level 4.815,30.
Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG berhasil berbalik arah (rebound), dengan menguat 32,96 poin atau 0,69 persen ke level 4.819,32. Indeks LQ45 perdagangan sore ditutup turun 1,53 poin atau 0,19 persen ke level 820,22. Indeks kawasan Asia siang ini mayoritas memerah.
Indeks Shanghai menurun 38,39 poin atau 1,68 persen ke 2.240,02; Indeks Hang Seng anjlok 449,75 poin atau 2,00 persen ke level 22.083,36; Indeks Nikkei 225 merosot 340,32 poin atau 2,71 persen ke level 12.220,63 dan Straits Times melemah 28,73 poin atau 0,87 persen ke 3.257,32.
Di bursa Indonesia, sebanyak 79 saham tercatat naik, 203 saham turun dan 102 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp5,53 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,84 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan, dengan transasksi jual bersih asing tercatat Rp4,52 miliar.
Sektor saham yang melemah, seperti tambang, perdagangan, keuangan, industri dasar, perdagangana, keuangan, industri dasar dan properti. Sedangkan yang menguat adalah konsumer, aneka industri, manufaktur, dan infrastruktur.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp50 ke Rp10.350, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp200 ke Rp7.450 dan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) naik Rp100 ke Rp3.625.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers) antara lain, PT Indo Tambagraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.550 ke Rp38.800, Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp950 ke Rp48.300 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp350 ke Rp17.900.
Pada pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 14,34 poin atau 0,30 persen ke level 4.804,98, menyusul sentimen negatif dari bursa global. Sedangkan, sesi I, IHSG ditutup terkoreksi 4,02 poin atau 0,08 persen ke level 4.815,30.
Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG berhasil berbalik arah (rebound), dengan menguat 32,96 poin atau 0,69 persen ke level 4.819,32. Indeks LQ45 perdagangan sore ditutup turun 1,53 poin atau 0,19 persen ke level 820,22. Indeks kawasan Asia siang ini mayoritas memerah.
Indeks Shanghai menurun 38,39 poin atau 1,68 persen ke 2.240,02; Indeks Hang Seng anjlok 449,75 poin atau 2,00 persen ke level 22.083,36; Indeks Nikkei 225 merosot 340,32 poin atau 2,71 persen ke level 12.220,63 dan Straits Times melemah 28,73 poin atau 0,87 persen ke 3.257,32.
Di bursa Indonesia, sebanyak 79 saham tercatat naik, 203 saham turun dan 102 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp5,53 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,84 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan, dengan transasksi jual bersih asing tercatat Rp4,52 miliar.
Sektor saham yang melemah, seperti tambang, perdagangan, keuangan, industri dasar, perdagangana, keuangan, industri dasar dan properti. Sedangkan yang menguat adalah konsumer, aneka industri, manufaktur, dan infrastruktur.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp50 ke Rp10.350, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp200 ke Rp7.450 dan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) naik Rp100 ke Rp3.625.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers) antara lain, PT Indo Tambagraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.550 ke Rp38.800, Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp950 ke Rp48.300 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp350 ke Rp17.900.
(rna)
Lihat Juga :