Pengamat: Branchless banking akan tumbuh pesat

Selasa, 19 Maret 2013 - 17:04 WIB
Pengamat: Branchless...
Pengamat: Branchless banking akan tumbuh pesat
A A A
Sindonews.com - Pengamat ekonomi, Yanuar Rizky mengatakan, bahwa dana masyarakat yang mengalir ke lembaga keuangan dan pasar keuangan akan semakin terintegrasi. Sehingga, bisnis perbankan branchless akan tumbuh pesat ke depan.

"Intinya bisnis ini padat modal, pada infrastruktur juga padat. Karena bank ini bisnis trust sehingga prinsip industri keuangan yang bagus tidak banyak risikonya," katanya dalam Seminar Nasional "Prospek Branchless Banking Dalam Mendorong Efisiensi Perbankan di Indonesia" di Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Menurutnya, perbankan juga harus membangun infrastruktur kuat untuk menekan sistemic risk. Karena infrastruktur adalah bagian dari trust tersebut. "Salah satunya dengan branchless bank," ujarnya.

Yanuar menuturkan, kepentingan untuk menekan risiko secara pelan akan berubah menjadi inovasi bisnis, terutama untuk transaksi keseharian masyarakat.

"Karena adanya point of sale yang secara infrastruktur dapat berbicara dengan sistem pembayaran di bank, maka muncullah institusi non bank yang menjadi seperti bank," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
18 menit yang lalu
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
40 menit yang lalu
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
1 jam yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
2 jam yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
2 jam yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
2 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved