Kemenkes ingin Jamkesmas-Jamkesda terintegrasi

Selasa, 19 Maret 2013 - 17:22 WIB
Kemenkes ingin Jamkesmas-Jamkesda...
Kemenkes ingin Jamkesmas-Jamkesda terintegrasi
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, dua jaminan kesehatan yang dikelola pemerintah yaitu Jamkesmas oleh Kemenkes dan Jamkesda oleh pemda ke depannya harus berintegrasi.

"Ke depannya sistem Jamkesmas dan Jamkesda harus terintegrasi dengan baik dimana manfaat layanan kesehatannya minimum sama," ujarnya dalam konferensi pers seusai rakor tentang Pembahasan Temuan Pemeriksaan Jamkesmas di Hotel Crowne,Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Ali mengatakan, untuk tahapan transisi, Pemda mengcover Jamkesmas dengan Jamkesda dan mencari formula agar menguntungkan semua pihak dengan cara memetakan seluruh RS Indonesia dari swasta dan pemerintah sampai per kabupaten dan menyiapkan anggaran Rp1 triliun khusus untuk Rumah Sakit.

Kemudian, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dari mindset dan operasionalisasi metode yang menjamin pelayanan bagus dan efisien di rumah sakit dan dipantau oleh BPK. "Kita ingin akhir Maret 2013 perbaikan data Jamkesmas selesai, begitupun kartu Jamkesmas," tukas Ali.

Sebelumnya, Ali mengaku senang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan program Jamkesmas, karena hal ini sebagai perwujudan Good Governance.

Tetapi dia juga mengungkapkan masih ada banyak kendala terkait pelaksanaan program Jamkesmas dan Jamkesda ini. "Awal yang bagus, ini adalah wujud dari bagaimana Good Governance dilaksanakan," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Geger, Pemegang Kartu...
Geger, Pemegang Kartu Jamkesmas Tewas di Selokan Pasar Induk Cibitung
Jadi Peserta JKN, Komang...
Jadi Peserta JKN, Komang Tidak Khawatir Ketika Buah Hati Sakit
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
33 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved