IHSG masih bertahan di teritori merah
Jum'at, 22 Maret 2013 - 12:03 WIB
IHSG masih bertahan di teritori merah
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I akhir pekan ini ditutup terkoreksi 6,10 poin atau 0,13 persen ke level 4.796,56.
Pada pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 3,8 poin atau 0,08 persen ke level 4.798,87, sebagai imbas negatif dari terkoreksinya bursa Wall Street pada perdagangan semalam.
Sementara sore ini kemarin, IHSG gagal mempertahankan posisinya di zona hijau, dengan ditutup menurun 28,83 poin atau 0,60 persen ke level 4.802,67. Indeks LQ 45 siang ini turun poin atau persen ke level 8. Indeks kawasan Asia siang ini variatif.
Indeks Shanghai menguat 3,08 poin atau 0,13 persen ke 2.327,32; Indeks Hang Seng melemah 79,03 poin atau 0,36 persen ke level 22.146,85: Nikkei 225 merosot 195,36 atau 1,5 persen ke 12.445,27 dan Straits Times naik 3,35 poin atau 0,11 persen ke 3.271,86.
Di bursa Indonesia, sebanyak 119 saham tercatat naik, 121 saham turun dan 124 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp3,2 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,44 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp108,28 miliar.
Saham-saham yang memberi sentimen positif hingga perdagangan siang ini, yakni saham sektor konsumer, aneka industri, infrastruktur dan perdagangan. Sedangkan, saham-saham yang negatif adalah sektor agri, tambang, manufaktur, keuangan, industri dasar dan properti.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp50 ke Rp2.475, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp550 ke Rp79.500 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp150 ke Rp7.950.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambagraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 ke Rp34.150, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp150 ke Rp47.000 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke Rp22.650.
Pada pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 3,8 poin atau 0,08 persen ke level 4.798,87, sebagai imbas negatif dari terkoreksinya bursa Wall Street pada perdagangan semalam.
Sementara sore ini kemarin, IHSG gagal mempertahankan posisinya di zona hijau, dengan ditutup menurun 28,83 poin atau 0,60 persen ke level 4.802,67. Indeks LQ 45 siang ini turun poin atau persen ke level 8. Indeks kawasan Asia siang ini variatif.
Indeks Shanghai menguat 3,08 poin atau 0,13 persen ke 2.327,32; Indeks Hang Seng melemah 79,03 poin atau 0,36 persen ke level 22.146,85: Nikkei 225 merosot 195,36 atau 1,5 persen ke 12.445,27 dan Straits Times naik 3,35 poin atau 0,11 persen ke 3.271,86.
Di bursa Indonesia, sebanyak 119 saham tercatat naik, 121 saham turun dan 124 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp3,2 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,44 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp108,28 miliar.
Saham-saham yang memberi sentimen positif hingga perdagangan siang ini, yakni saham sektor konsumer, aneka industri, infrastruktur dan perdagangan. Sedangkan, saham-saham yang negatif adalah sektor agri, tambang, manufaktur, keuangan, industri dasar dan properti.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp50 ke Rp2.475, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp550 ke Rp79.500 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp150 ke Rp7.950.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambagraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 ke Rp34.150, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp150 ke Rp47.000 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke Rp22.650.
(rna)
Lihat Juga :