Yogyakarta bidik wisatawan Malaysia

Jum'at, 22 Maret 2013 - 18:39 WIB
Yogyakarta bidik wisatawan...
Yogyakarta bidik wisatawan Malaysia
A A A
Sindonews.com - Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta membidik wisatawan asal negeri Jiran, Malaysia. Salah satunya dengan mengikuti event Malaysian Association of Tour and Travel Agent (MATTA) Fair di Putra World Trade Center pada 15-17 Maret 2013.

Pameran ini juga diikuti sejumlah stakeholder pariwisata yang ada di DI Yogyakarta (DIY). "Tidak bisa dipungkiri Malaysia masih mendominasi angka kunjungan wisatawan di Yogyakarta. Melalui sinergitas kerja sama ini diharapkan nama Yogyakarta bisa semakin terangkat sebagai salah satu destinasi wisata internasional," kata Direktur Eksekutif BP2KY, Artin Wuriyani.

Stakeholder pariwisata yang turut serta dalam kesempatan ini diantaranya dari perwakilan Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Yogyakarta, perwakilan dari penyedia jasa akomodasi perhotelan, badan promosi pariwisata Sleman (BPPS), serta dinas pariwisata DIY yang bersama-sama menempati booth Yogyakarta.

Menurutnya, selama pameran seluruh informasi mengenai potensi wisata yang ada di Yogyakarta diberikan kepada seluruh pengunjung yang hadir di booth. Bahkan paket perjalanan, jasa akomodasi, dan berbagai informasi lainnya ikut disajikan.

MATTA Fair Kuala Lumpur adalah event paling diminati peserta atau pengunjung. Dalam setahun diselenggarakan dua kali di triwulan pertama dan triwulan ketiga. BP2KY telah memasukan kedua event ini sebagai agenda rutin yang harus diikuti. "Sebelumnya, kita juga telah mengikuti NATAS Holiday Singapore," terang dia.

Sementara itu, Ketua BP2KY, Deddy Pranowo Eryono mengaku Yogyakarta banyak memiliki potensi pariwisata yang bisa dijual kepada wisatawan asal Malaysia. Mulai dari wisata leisure, rohani hingga wisata minat khusus yang belakangan banyak digemari. Event pameran ini menjadi salah satu cara promosi untuk lebih mengenalkan potensi yang ada.

Tidak sedikit warga di sana yang belum mengenal candi Borobudur. "Kita terus promosikan potensi yang ada agar mereka mau datang," ujarnya.

Deddy mengakui, setiap tahun jumlah wisatawan asal negeri Jiran ini terus bertambah. Namun, jumlah ini masih kalah dengan wisatawan yang datang ke Bandung untuk belanja. Padahal Yogyakarta juga memiliki potensi ini di Pasar Beringharjo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertama Kali Usai Pandemi,...
Pertama Kali Usai Pandemi, Sumenep Kembali Ramai Dikunjungi Ratusan Wisman
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
Karantina Wisman Dihapus,...
Karantina Wisman Dihapus, Peningkatan Kunjungan ke Bali Sentuh 200%
Kunjungan Wisatawan...
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik Lima Kali Lipat
Sambut Wisatawan Internasional,...
Sambut Wisatawan Internasional, Turki Gencarkan Vaksinasi Pekerja Pariwisata
Kapal MS Silver Muse...
Kapal MS Silver Muse Bawa 547 Wisatawan, Dinas Pariwisata Sulsel: Ini Menandai Ekonomi Bangkit
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
19 menit yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
47 menit yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
59 menit yang lalu
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
1 jam yang lalu
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
1 jam yang lalu
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
2 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved