Wall Street kembali terkoreksi

Jum'at, 24 Mei 2013 - 08:42 WIB
Wall Street kembali...
Wall Street kembali terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di bursa Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat kembali ditutup terkoreksi menyusul kekhawatiran terhadap lemahnya data manufakur China dan The Fed yang berpotensi mengurangi stimulus moneter.

"Orang menggunakan semua sentimen negatif sebagai kesempatan membeli saham dan itu kenapa pergerakan saham cukup cepat sepanjang hari ini setelah aksi jual di awal perdagangan," kata Presiden Alan B. Lancz & Associates Inc, Alan Lancz seperti dilansir dari Reuters, Jumat (24/5/2013).

Sentimen lain yang mempengaruhi Wall Street, data pengajuan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun lebih dari yang diperkirakan pekan lalu, menunjukkan pertumbuhan di pasar tenaga kerja. Sedangkan, penjualan rumah baru mengalami peningkatan, namun data manufaktur melambat di bulan Mei.

Sementara itu, kenaikan saham Hewlett-Packard mengimbangi sentimen negatif di pasar. Saham Hewlett-Packard Co (HPQ.N) melonjak 17,1 persen menjadi USD24,86, setelah prospek pendapatan produsen komputer ini naik menyusul hasil kuartalan yang di atas ekspektasi.

Pada perdagangan semalam, indeks Dow Jones melemah 12,67 poin atau 0,08 persen ke 15.294,50; indeks S&P 500 merosot 4,84 poin atau 0,29 persen menjadi 1.650,51 dan indeks komposit Nasdaq melemah 3,88 poin atau 0,11 persen menjadi 3.459,42.

Volume perdagangan tercatat sebanyak 7 miliar saham di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT, melebihi volume rata-rata harian sekitar 6,4 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
6 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
7 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
7 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
9 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
9 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
11 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved