May Day, buruh Depok diminta tidak demo ke Jakarta

Senin, 29 April 2013 - 15:58 WIB
May Day, buruh Depok...
May Day, buruh Depok diminta tidak demo ke Jakarta
A A A
Sindonews.com - Sudah menjadi tradisi setiap tahun, setiap perayaan hari buruh internasional (May Day), para buruh di Depok kerap kali melakukan razia (sweeping) ke tiap pabrik untuk ikut aksi solidaritas. Namun untuk May Day kali ini, pekerja pabrik di Depok dilarang melakukan sweeping dan demonstrasi ke Jakarta.

Sebanyak 695 aparat gabungan disiapkan untuk mengamankan aksi buruh tersebut. Kapolres Depok Kombes Pol Achmad Kartiko mengatakan dirinya sudah menegaskan kepada anggotanya untuk mengunjungi pabrik-pabrik yang ada di Kota Depok.

"Kita lakukan koordinasi agar demonya tidak ke Jakarta, tapi di Depok saja," ujarnya kepada wartawan, Senin (29/04/2013).

Sementara itu Kabagops Polres Depok Kompol Suratno mengatakan, aparat gabungan tersebut terdiri dari 575 Polres Kota Depok, 60 orang TNI, 30 orang dari Dinas Perhubungan, 30 orang Satpol PP Kota Depok. "Total 695 personel ditugaskan, tadi sudah lakukan apel bersama," paparnya.

Suratno menambahkan, aparat tersebut akan ditempatkan di beberapa titik terutama sepanjang Jalan Raya Bogor dan Jalan Juanda. Selain itu, aparat juga ditempatkan di Balai Kota Depok karena rencananya akan ada aksi juga di kantor wali kota tersebut.

Namun, kata Suratno, masih ada serikat pekerja yang akan melakukan demo ke Jakarta. Polisi akan melakukan pengawalan menuju Jakarta. "Kami memang sudah menghimbau untuk tidak ke Jakarta, tapi kami juga tidak bisa melarang di Jakarta," ungkapnya.

Hari ini, Polres Depok juga melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sosial serta Serikat Pekerja. "Kita imbau tertib, unjuk rasa tidak boleh ganggu ketertiban org lain," tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
30 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
52 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved