Laba Fiat-Chrysler Q1 turun 65%

Senin, 29 April 2013 - 20:47 WIB
Laba Fiat-Chrysler Q1...
Laba Fiat-Chrysler Q1 turun 65%
A A A
Sindonews.com - Chrysler Group LLC melaporkan laba pada kuartal pertama (Q1) 2013 turun 65 persen, sebagai dampak dari penyerapan biaya peluncuran kendaraan baru.

Produsen otomotif nomor tiga di Amerika itu menegaskan kembali perkiraan keuangan 2013, dan laba bersih sekitar USD2,2 miliar.

"Kami tetap di jalur untuk mencapai target bisnis. Hasil pada kuartal pertama dipengaruhi jadwal peluncuran agresif produk kami," kata Sergio Marchionne, CEO Chrysler, yang berafiliasi dengan Fiat SpA, seperti dilansir dari Reuters, Senin (29/4/2013).

Sementara laba bersih pada kuartal pertama turun menjadi USD 166 juta dari USD473 juta pada tahun sebelumnya. Pendapatan bersih turun 6 persen menjadi USD15,4 miliar.

Chrysler menyatakan, pihaknya masih memperkirakan pendapatan bersih pada 2013, sebesar USD72 miliar-USD75 miliar. Mereka mencatat arus kas bebas minimum USD1 miliar.

Marchionne pada Januari memperingatkan, bahwa laba kuartal pertama Chrysler akan lebih lemah dari tahun sebelumnya karena biaya peluncuran produk dan fakta bahwa Jeep Liberty SUV tidak lagi diproduksi. Penerus Liberty, Jeep Cherokee, tidak dijual pada kuartal pertama.

Marchionne mengatakan awal bulan ini bahwa ada kemungkinan 50 persen pembelian Fiat-Chrysler akan selesai pada Juni 2014.

Jika Fiat, yang kini memiliki Chrysler 58,5 persen saham, menyatu akan menciptakan perusahaan mobil terbesar ketujuh di dunia. Seperti laporan pada kuartal terakhir, laba Chrysler diperkirakan akan mengandalkan Fiat dari kehilangan uang pada kuartal pertama karena prospek pasar otomotif Eropa yang masih suram.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
28 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved