BCA Finance siap terbitkan obligasi Rp1,3 T

Minggu, 26 Mei 2013 - 17:53 WIB
BCA Finance siap terbitkan...
BCA Finance siap terbitkan obligasi Rp1,3 T
A A A
Sindonews.com - PT BCA Finance, anak usaha Bank BCA, menargetkan penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II sebesar Rp1,3 triliun.

Kupon bunga yang akan ditetapkan berkisar 6,5-7,6 persen. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I dengan bunga tetap dan mencapai Rp3,5 triliun.

Presiden Direktur BCA Finance, Roni Haslim mengatakan, seluruh hasil obligasi ini akan digunakan untuk ekspansi jasa pembiayaan kredit mobil. Menurutnya, penerbitan obligasi ini masih menunggu persetujuan OJK.

Setidaknya, kata dia, tahun ini perseroan menargetkan akan melakukan ekspansi kredit pembiayaan mencapai Rp29 triliun. "Seluruh hasil obligasi untuk digunakan sebagai modal bisnis pembiayaan, khususnya untuk mobil. Sebagian dana ekspansi tahun ini juga didukung oleh BCA," ujar Roni, akhir pekan lalu di Jakarta.

Dia juga mengatakan, nantinya perseroan tidak akan memberikan jaminan khusus dalam obligasi tersebut. Namun perseroan akan menjamin dengan piutang lancar dari tagihan pembiayaan konsumen atas pembelian motor yang menunggak selama tiga bulan.

Perseroan akan membagi obligasi dalam tiga seri, yaitu seri A dengan nilai Rp750 miliar memiliki nilai kupon 6,5 persen dengan tenor 360 hari. Sedangkan seri B memiliki nilai Rp350 miliar dengan kupon 7,5 persen dan tenor 36 bulan, dan seri C memiliki kupon 7,6 persen, memiliki nilai Rp200 miliar dengan tenor 48 bulan.

"Obligasi ini akan dibagi dalam tiga seri nantinya setelah diterbitkan bulan depan," ujarnya.

Kemudian, kata Roni, perseroan juga telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek yaitu BCA Sekuritas, HSBC Securities Indonesia, dan Standard Chartered Securities Indonesia. Sedangkan penjamin emise efek adalah DBS Vickers Securities Indonesia dan OCBC Securities Indonesia.

Sementara, Bank Mega juga akan berperan sebagai wali amanat. Masa penawaran akan berlangsung 10-11 Juni, masa penjatahan pada 12 Juni, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Juni.

Lembaga pemeringkat Pefindo memberikan rating idAA+ untuk obligasi tersebut yang menunjukkan kepercayaan pada perseroan. Sedangkan pemeringkat Fitch memberikan rating AAA(idn).

Sebelumnya, perseroan juga telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I senilai Rp1,7 triliun. Tahun lalu perseroan telah mengucurkan dana kredit mencapai Rp24,6 triliun dan telah memberikan kredit bagi 160 ribu mobil baru dan bekas.

Tahun ini diharapkan bisa mencapai 200 ribu unit mobil. "Sisa dana obligasi yang lalu masih mencapai Rp500 miliar. Tapi saat ini masih belum diputuskan akan digunakan untuk apa," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korban Tewas Pesawat...
Korban Tewas Pesawat Air India Jadi 17, Termasuk Pilot dan Co Pilot
Pesawat Air India Expres...
Pesawat Air India Expres Terbelah Dua Saat Mendarat, 14 Tewas
Gojek-BCA Finance Beri...
Gojek-BCA Finance Beri Keringanan Angsuran bagi Mitra GoCar
Sah, BCA Caplok Rabobank
Sah, BCA Caplok Rabobank
Sebelas Startup Ikuti...
Sebelas Startup Ikuti Program SYNRGY Accelerator Batch 3
Pesawat Pilatus Tergelincir...
Pesawat Pilatus Tergelincir di Lapangan Terbang Perintis Paniai Papua
Berita Terkini
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
8 menit yang lalu
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
1 jam yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
1 jam yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
2 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved