Obama usulkan tiga proyek publik USD21 miliar
Sabtu, 30 Maret 2013 - 12:43 WIB
Obama usulkan tiga proyek publik USD21 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Presiden AS Barack Obama mengungkapkan proposal untuk meningkatkan investasi di bidang infrastruktur. Hal ini sebagai langkah untuk menunjukkan, bahwa pemimpin masih fokus pada perekonomian di tengah-tengah pertempuran kebijakan.
Pernyataan tersebut dikeluarkan Obama dalam kunjungan di proyek terowongan Pelabuhan Miami, guna meyakinkan anggota Kongres AS mendukung proposal yang akan menyedot miliaran dolar AS dari pembayaran pajak, untuk proyek jalan umum, jembatan dan infrastruktur lainnya.
"Pesan utama saya adalah, mari kita melakukan langkah ini. Mari kita membangun kembali negara yang kita cintai," ujar Obama, seperti dilansir dari News Max, Sabtu (30/3/2013).
Sebelumnya, Obama ingin mengembangkan bank infrastruktur nasional dengan memanfaatkan anggaran sebesar USD10 miliar.
Dia juga akan menciptakan "Obligasi Amerika Fast Forward" yang akan membantu pemerintah negara bagian dan lokal menarik uang untuk proyek-proyek infrastruktur. Ini akan menjadi obligasi subsidi langsung di mana penerbit akan menerima 28 persen dari biaya pinjaman, sebagai cara untuk menarik satu set yang lebih luas dari investor.
Selain itu, Obama akan menambahkan USD4 miliar untuk mendukung dua program yang digunakan untuk menyediakan hibah untuk proyek-proyek infrastruktur, seperti terowongan Miami.
Alan Krueger, kepala ekonomi pemerintahan Obama, yang turut dalam rombongan pesawat kepresidenan Air Force One, menyatakan, bahwa tiga proposal utama yang digariskan Presiden akan menelan biaya sekitar USD21 miliar. Menurutnya, Obama akan mengusulkan anggaran tahun fiskal 2014, yang akan dirilis pada 10 April mendatang.
Pernyataan tersebut dikeluarkan Obama dalam kunjungan di proyek terowongan Pelabuhan Miami, guna meyakinkan anggota Kongres AS mendukung proposal yang akan menyedot miliaran dolar AS dari pembayaran pajak, untuk proyek jalan umum, jembatan dan infrastruktur lainnya.
"Pesan utama saya adalah, mari kita melakukan langkah ini. Mari kita membangun kembali negara yang kita cintai," ujar Obama, seperti dilansir dari News Max, Sabtu (30/3/2013).
Sebelumnya, Obama ingin mengembangkan bank infrastruktur nasional dengan memanfaatkan anggaran sebesar USD10 miliar.
Dia juga akan menciptakan "Obligasi Amerika Fast Forward" yang akan membantu pemerintah negara bagian dan lokal menarik uang untuk proyek-proyek infrastruktur. Ini akan menjadi obligasi subsidi langsung di mana penerbit akan menerima 28 persen dari biaya pinjaman, sebagai cara untuk menarik satu set yang lebih luas dari investor.
Selain itu, Obama akan menambahkan USD4 miliar untuk mendukung dua program yang digunakan untuk menyediakan hibah untuk proyek-proyek infrastruktur, seperti terowongan Miami.
Alan Krueger, kepala ekonomi pemerintahan Obama, yang turut dalam rombongan pesawat kepresidenan Air Force One, menyatakan, bahwa tiga proposal utama yang digariskan Presiden akan menelan biaya sekitar USD21 miliar. Menurutnya, Obama akan mengusulkan anggaran tahun fiskal 2014, yang akan dirilis pada 10 April mendatang.
(dmd)
Lihat Juga :