Potensi perdagangan ringgit tertekan ekonomi global

Sabtu, 30 Maret 2013 - 13:37 WIB
Potensi perdagangan...
Potensi perdagangan ringgit tertekan ekonomi global
A A A
Sindonews.com - Ringgit diperkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran sempit minggu depan, karena lingkungan ekonomi global yang tidak menentu. Namun, para dealer memprediksi ringgit memiliki potensi akan meningkat lebih lanjut melihat indikator ekonomi yang positif.

Berdasarkan hasil penelitian RHB, ringgit secara bertahap kemungkinan akan mendapatkan kekuatan setelah membersihkan ketidakpastian, didukung surplus transaksi berkelanjutan dari arus besar neraca pembayaran.

"Dengan arus modal yang stabil, ringgit pada dasarnya didukung sekitar RM3.00 terhadap dolar AS," kata RHB, seperti dilansir Business Times, Sabtu (30/3/2013).

Sementara sejumlah rumah penelitian menyebutkan, dalam waktu dekat ringgit akan lemah dan arahnya akan terus ditentukan oleh arus modal jangka pendek, dipengaruhi perkembangan krisis utang euro dan ekonomi AS.

"Pemilihan umum lokal yang akan datang juga akan memengaruhi arah ringgit," katanya.

Sepanjang minggu, ringgit bergerak dalam kisaran sempit sekitar 3.0920/0950 untuk 3.0980/1000 terhadap greenback, terkait kekhawatiran perang mata uang dalam mengantisipasi pelonggaran kebijakan moneter agresif Jepang, ketidakpastian politik di Italia, bailout Cyprus dan data campuran ekonomi AS.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PM Malaysia Mundur,...
PM Malaysia Mundur, Ringgit Jatuh ke Level Terendah
Wapres Minta Ekonomi...
Wapres Minta Ekonomi Perbatasan Indonesia-Malaysia Diperkuat
Malaysia Akui Keberadaan...
Malaysia Akui Keberadaan TKI Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Malaysia Lockdown Total,...
Malaysia Lockdown Total, Dampak Ekonominya ke RI Tak Signifikan
Ekonomi Malaysia Resmi...
Ekonomi Malaysia Resmi Krisis secara Teknis, Terparah Sejak 1998
IMF Prediksi Ekonomi...
IMF Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1% di 2026, Ungguli China dan Malaysia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved