IHSG diprediksi menguat terbatas
Senin, 01 April 2013 - 08:17 WIB
IHSG diprediksi menguat terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Mengawali pekan ini sekaligus mengawali perdagangan bulan April 2013, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan menguat terimbas sejumlah sentimen positif dari pasar regional. Sayangnya, masih adanya sejumlah sentimen negatif yang membayangi membuat penguatan yang terjadi bersifat terbatas.
"Kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 4.920-4.960," terang Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Senin (1/4/2013).
Penguatan ini, kata Purwoko, masih akan dibayangi sejumlah sentimen negatif sehingga penguatan yang mungkin terjadi akan bersifat terbatas.
"IHSG pada perdagangan terakhir menjelang libur panjang pekan lalu ditutup menguat tipis. Disisi lain, kami melihat pergerakan indeks masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional yang sebagian juga melemah akibat data penjualan rumah di AS yang mengalami penurunan," kata Purwoko.
Selain itu investor juga masih dari kekhawatiran akan krisis Eropa. Bank-bank di Portugal, Spanyol, dan Italia kemungkinan akan mengalami kesulitan dana pihak ketiga karena pemotongan deposit yang dilakukan di Yunani diperkirakan membuat nasabah takut untuk menaruh dananya di bank.
Gejolak politik di Italia yang masih belum bisa membentuk pemerintahan juga turut menambah kekhawatiran di Eropa karena Italia merupakan negara yang dalam status waspada terkait utang yang dimiliknya.
"Penjualan rumah second bulan Februari mengalami penurunan 0,4 persen juga memberikan sentimen negatif terhadap bursa. Sementara dari dalam negeri, laporan keuangan emiten yang diumumkan Kamis lalu tampaknya sudah tercermin di pergerakan harga saham," tutur dia.
"Kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 4.920-4.960," terang Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Senin (1/4/2013).
Penguatan ini, kata Purwoko, masih akan dibayangi sejumlah sentimen negatif sehingga penguatan yang mungkin terjadi akan bersifat terbatas.
"IHSG pada perdagangan terakhir menjelang libur panjang pekan lalu ditutup menguat tipis. Disisi lain, kami melihat pergerakan indeks masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional yang sebagian juga melemah akibat data penjualan rumah di AS yang mengalami penurunan," kata Purwoko.
Selain itu investor juga masih dari kekhawatiran akan krisis Eropa. Bank-bank di Portugal, Spanyol, dan Italia kemungkinan akan mengalami kesulitan dana pihak ketiga karena pemotongan deposit yang dilakukan di Yunani diperkirakan membuat nasabah takut untuk menaruh dananya di bank.
Gejolak politik di Italia yang masih belum bisa membentuk pemerintahan juga turut menambah kekhawatiran di Eropa karena Italia merupakan negara yang dalam status waspada terkait utang yang dimiliknya.
"Penjualan rumah second bulan Februari mengalami penurunan 0,4 persen juga memberikan sentimen negatif terhadap bursa. Sementara dari dalam negeri, laporan keuangan emiten yang diumumkan Kamis lalu tampaknya sudah tercermin di pergerakan harga saham," tutur dia.
(rna)
Lihat Juga :