IHSG diperkirakan masih akan lanjutkan penguatan

Senin, 01 April 2013 - 08:28 WIB
IHSG diperkirakan masih...
IHSG diperkirakan masih akan lanjutkan penguatan
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang mengatakan bahwa secara harian data membentuk pola four white soldiers mengindikasikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam bullish continuation dalam perdagangan hari ini.

"IHSG diprediksi akan bergerak dalam kisaran support 4.884 dan resistance 4.966," kata dia, Senin (1/4/2013).

Setelah Dow ditutup menguat 52,38 poin (0,36 persen) Kamis lalu ditengah beragamnya data ekonomi yang dirilis pekan lalu, seperti GDP AS tumbuh 0,4 persen di akhir kuartal IV/2012 (VS konsensus ekonom 0,5 persen), weekly jobless claims 16.000 menjadi berjumlah 357.000 unit.

Selain itu, ISM Manufacturing Maret turun menjadi 52,4 (VS 56,8 di Februari), menjadikan kenaikan Kamis lalu YTD sebesar +11,25 persen sebagai kinerja pertumbuhan kuartal I terbaik sejak 1998 dan lebih menariknya lagi, indeks saham bluechips tidak pernah ditutup diteritori negatif ketika kuartal I.

Dow menguat paling sedikit 8 persen ditengah beredarnya rumor Fitch Rating Agency akan memotong credit rating Italia yang saat ini menurut Moody's berada 2 level di atas kategori junk (sampah).

Minggu ini, disamping perlu memperhatikan faktor Siprus, beberapa data ekonomi penting yang perlu diperhatikan, seperti ISM mfg index, construction spending (Senin); Factory orders (Selasa); ADP employment report, ISM non-mfg index (Rabu); Challenger job-cut report, jobless claims, chain-store sales (Kamis) & Gov't jobs report, international trade,consumer credit (Jumat).

Disamping data dari AS, ada beberapa Bank Sentral Utama dunia lain yang akan melakukan rapat minggu ini, seperti BOJ akan bertemu Rabu dan Kamis sementara ECB akan rapat pada Kamis.

Setelah IHSG naik tajam 1 minggu lalu +217,83 poin (+4,61 persen) atau selama Q1/2013 IHSG naik +614,41 poin (+14,16 persen), dengan net buy asing Rp670,6 miliar, sehingga net buy asing selama 13 minggu (Q1) Rp18,46 triliun, maka sepanjang minggu ini, dua data ekonomi yang ditunggu adalah inflasi Maret diperkirakan dalam kisaran 0,175-0,225 persen dan ekspor Februari diperkirakan USD15,25 miliar-USD15,5 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
17 menit yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
30 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
52 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved