IHSG terkoreksi 2,6 poin ke 4.938
Senin, 01 April 2013 - 12:04 WIB
IHSG terkoreksi 2,6 poin ke 4.938
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari pertama awal bulan ini ditutup melemah 2,62 poin atau 0,05 persen ke level 4.938,37.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG buka terkoreksi 13,87 poin atau 0,28 persen ke level 4.927,12. Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu (Kamis, 28/3/2013), IHSG ditutup berhasil melanjutkan rekor yang dicetak hari sebelumnya menuju level 4.940,99.
Indeks LQ45 pada siang ini berakhir menurun 2,03 poin atau 0,24 persen ke level 834,84. Sedangkan indeks di kawasan Asia ditutup variatif. Indeks Nikkei 225 anjlok 124,83 poin atau 1,01 persen ke 12.273,08 dan Straits Times menguat 3,89 poin atau 0,12 persen ke 3.311,99.
Di bursa Indonesia, sebanyak 141 saham tercatat naik, 116 saham turun dan 109 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp2,61 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,71 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp265,26 miliar.
Siang ini, saham sektor agri, infrastruktur, keuangan, industri dasar dan properti melemah. Sedangkan yang menguat adalah saham sektor tambang, konsumer, aneka industri, manufaktur dan perdagangan.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.850 ke Rp48.800, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp200 ke Rp17.900 dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp200 ke 2.700.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp50 ke Rp6.450, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp450 ke Rp22.850 dan PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) turun Rp500 ke Rp2.800.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG buka terkoreksi 13,87 poin atau 0,28 persen ke level 4.927,12. Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu (Kamis, 28/3/2013), IHSG ditutup berhasil melanjutkan rekor yang dicetak hari sebelumnya menuju level 4.940,99.
Indeks LQ45 pada siang ini berakhir menurun 2,03 poin atau 0,24 persen ke level 834,84. Sedangkan indeks di kawasan Asia ditutup variatif. Indeks Nikkei 225 anjlok 124,83 poin atau 1,01 persen ke 12.273,08 dan Straits Times menguat 3,89 poin atau 0,12 persen ke 3.311,99.
Di bursa Indonesia, sebanyak 141 saham tercatat naik, 116 saham turun dan 109 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp2,61 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,71 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp265,26 miliar.
Siang ini, saham sektor agri, infrastruktur, keuangan, industri dasar dan properti melemah. Sedangkan yang menguat adalah saham sektor tambang, konsumer, aneka industri, manufaktur dan perdagangan.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.850 ke Rp48.800, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp200 ke Rp17.900 dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp200 ke 2.700.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp50 ke Rp6.450, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp450 ke Rp22.850 dan PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) turun Rp500 ke Rp2.800.
(rna)
Lihat Juga :