IHSG terhempas 3 poin ke 4.937
Senin, 01 April 2013 - 16:12 WIB
IHSG terhempas 3 poin ke 4.937
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup tidak mampu mempertahankan posisinya di zona hijau. IHSG terhempas 3,41 poin atau 0,07 persen ke 4.937,58.
Pelemahan IHSG terlihat sejak awal perdagangan, dimana IHSG dibuka langsung terkoreksi 13,87 poin atau 0,28 persen ke level 4.927,12. Pelemahan berlanjut pada penutupan sesi I, dengan turun 2,62 poin atau 0,05 persen ke level 4.938,37.
Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu (Kamis, 28/3/2013), IHSG ditutup berhasil melanjutkan rekor yang dicetak hari sebelumnya menuju level 4.940,99.
Indeks LQ45 pada sore ini berakhir menurun 3,35 poin atau 0,40 persen ke level 833,52. Sedangkan indeks di kawasan Asia ditutup mayoritas memerah. Indeks Nikkei 225 anjlok 262,89 poin atau 1,12 persen ke 12.135,02 dan Straits Times melemah 0,89 poin atau 0,03 persen ke 3.307,99.
Di bursa Indonesia, sebanyak 154 saham tercatat naik, 130 saham turun dan 111 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp5,25 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 6,22 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp371,4 miliar.
Sore ini, saham sektor agri, infrastruktur, keuangan, industri dasar dan properti melemah. Sedangkan yang menguat adalah saham sektor tambang, konsumer, aneka industri, manufaktur dan perdagangan.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp3.000 ke Rp51.950, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp300 ke Rp18.000 dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp200 ke 2.700.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp100 ke Rp6.400, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp450 ke Rp22.850 dan PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) turun Rp525 ke Rp2.775.
Pelemahan IHSG terlihat sejak awal perdagangan, dimana IHSG dibuka langsung terkoreksi 13,87 poin atau 0,28 persen ke level 4.927,12. Pelemahan berlanjut pada penutupan sesi I, dengan turun 2,62 poin atau 0,05 persen ke level 4.938,37.
Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu (Kamis, 28/3/2013), IHSG ditutup berhasil melanjutkan rekor yang dicetak hari sebelumnya menuju level 4.940,99.
Indeks LQ45 pada sore ini berakhir menurun 3,35 poin atau 0,40 persen ke level 833,52. Sedangkan indeks di kawasan Asia ditutup mayoritas memerah. Indeks Nikkei 225 anjlok 262,89 poin atau 1,12 persen ke 12.135,02 dan Straits Times melemah 0,89 poin atau 0,03 persen ke 3.307,99.
Di bursa Indonesia, sebanyak 154 saham tercatat naik, 130 saham turun dan 111 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp5,25 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 6,22 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp371,4 miliar.
Sore ini, saham sektor agri, infrastruktur, keuangan, industri dasar dan properti melemah. Sedangkan yang menguat adalah saham sektor tambang, konsumer, aneka industri, manufaktur dan perdagangan.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp3.000 ke Rp51.950, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp300 ke Rp18.000 dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp200 ke 2.700.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp100 ke Rp6.400, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp450 ke Rp22.850 dan PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) turun Rp525 ke Rp2.775.
(rna)
Lihat Juga :