Koreksi saham Apple buat Wall Street melemah
Selasa, 02 April 2013 - 08:22 WIB
Koreksi saham Apple buat Wall Street melemah
A
A
A
Sindonews.com - Saham-saham di bursa Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat ditutup melemah setelah Indeks S&P 500 terkoreksi usai mencatat rekor tertinggi pada pekan lalu dan indeks manufaktur Maret yang lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.
Saham Apple (AAPL) menjadi saham terbesar yang memberikan tekanan pada indeks S&P 500 dan Nasdaq 100. Saham Apple terkoreksi 3,1 persen ke USD428,91. Fidelity Contrafund yang menjadi pemegang saham terbesar di Apple melaporkan telah memangkas sahamnya sebesar 10 persen selama dua bulan pertama tahun ini.
Sementara data menunjukkan pertumbuhan aktivitas pabrik di bulan Maret menjadi yang paling lamban dalam tiga bulan pertama 2013. Ini menunjukkan ekonomi kehilangan momentum pada akhir kuartal I/2013.
"Secara teknis, sangat sulit bagi indeks S&P 500 untuk menembus level yang lebih tinggi, sehingga tidak mengejutkan saya bahwa hari ini adalah indeks menurun," kata Managing Director Hightower Advisors, Brian Amidei seperti dilansir Reuters, Selasa (2/4/2013).
Indeks acuan S & P indeks masih di bawah rekor intraday tertinggi sebesar 1.576,09. Kemungkinan indeks bergerak terbatas pekan ini karena tidak adanya katalis utama pendorong indeks.
The Dow Jones industrial average (DJI) turun 5,69 poin atau 0,04 persen di 14.572,85, indeks Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) turun 7,02 poin atau 0,45 persen ke 1.562,17, indeks Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 28,35 poin atau 0,87 persen ke 3.239,17.
Saham Apple (AAPL) menjadi saham terbesar yang memberikan tekanan pada indeks S&P 500 dan Nasdaq 100. Saham Apple terkoreksi 3,1 persen ke USD428,91. Fidelity Contrafund yang menjadi pemegang saham terbesar di Apple melaporkan telah memangkas sahamnya sebesar 10 persen selama dua bulan pertama tahun ini.
Sementara data menunjukkan pertumbuhan aktivitas pabrik di bulan Maret menjadi yang paling lamban dalam tiga bulan pertama 2013. Ini menunjukkan ekonomi kehilangan momentum pada akhir kuartal I/2013.
"Secara teknis, sangat sulit bagi indeks S&P 500 untuk menembus level yang lebih tinggi, sehingga tidak mengejutkan saya bahwa hari ini adalah indeks menurun," kata Managing Director Hightower Advisors, Brian Amidei seperti dilansir Reuters, Selasa (2/4/2013).
Indeks acuan S & P indeks masih di bawah rekor intraday tertinggi sebesar 1.576,09. Kemungkinan indeks bergerak terbatas pekan ini karena tidak adanya katalis utama pendorong indeks.
The Dow Jones industrial average (DJI) turun 5,69 poin atau 0,04 persen di 14.572,85, indeks Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) turun 7,02 poin atau 0,45 persen ke 1.562,17, indeks Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 28,35 poin atau 0,87 persen ke 3.239,17.
(rna)
Lihat Juga :