Kobexindo catat penjualan industrial USD16,25 juta

Selasa, 02 April 2013 - 18:12 WIB
Kobexindo catat penjualan...
Kobexindo catat penjualan industrial USD16,25 juta
A A A
Sindonews.com - PT Kobexindo Tractor Tbk (KOBX) mencatat penjualan di segmen industrial senilai USD16,25 juta pada 2012. Nilai tersebut berhasil ditingkatkan emiten distributor alat berat ini sebesar 64 persen dari tahun sebelumnya sebesar USD9,9 juta.

Direktur Utama KOBX, Humas Soputro mengatakan, segmen alat industrial menopang tren penjualan alat berat yang sedang lesu. Khususnya sektor batubara.

Perseroan optimis pada tahun ini bisa menguasai pangsa pasar segmen industrial minimum 10 persen. "Segmen industrial mendorong penjualan tahun lalu walaupun sektor batu bara sedang lesu," ujar Humas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/4/2013).

Menurut Humas, dari total produk forklift yang terjual tersebut, minimal 10 persennya digunakan di pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Produk tersebut digunakan untuk berbagai sektor seperti perusahaan rental, produsen besi/baja, barang konsumsi, dan logistik.

Berbagai segmen tersebut, lanjut dia, sangat potensial dan ditambah dari pelanggan sebelumnya seperti Wilmar, Kalbe Farma, dan Gudang Garam. "Kami akan melakukan diversifikasi segmen penjualan tahun ini," ujarnya.

Selain itu, pendapatan di segmen suku cadang dan layanan perawatan juga mengalami pertumbuhan. Pendapatan konsolidasi di segmen ini naik 41 persen dari USD11,76 juta pada 2011 menjadi USD16,62 juta pada akhir tahun lalu.

Perseroan akan terus meningkatkan segmen tersebut pada tahun ini. "Kami akan meningkatkan layanan after sales untuk mendukung operasional pelanggan," jelasnya.

Humas mengatakan, tahun ini perseroan menargetkan akan meningkatkan segmen agribisnis, kehutanan, dan infrastruktur. Ekspansi perseroan di segmen agribisnis sudah disiapkan dalam kerja sama dengan Minsk Tractor Works. Perseroan akan menjadi distributor ekslusif untuk Minsk yang merupakan salah satu produsen alat berat terbesar di dunia.

Produsen asal Belarusia tersebut telah menjual tiga juta alat berat di bidang agribisnis ke seratus negara di dunia. "Perjanjian sudah ditandatangani dengan Minsk pada Maret tahun ini," ungkap dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapkan Generasi Kompetitif,...
Siapkan Generasi Kompetitif, United Tractors Gelar SOBAT Competition 2022
Gunakan Teknologi USC,...
Gunakan Teknologi USC, PLTU Jawa 4 Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
United Tractors Sambangi...
United Tractors Sambangi 2 Lokasi Paling Parah Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Peringati Hari Pendidikan...
Peringati Hari Pendidikan Nasional, United Tractors Gelar Virtual Roadshow SOBAT 2021
Perkuat Portfolio Kredit...
Perkuat Portfolio Kredit Segmen Komersial, J Trust Bank Gandeng United Tractors
Nilai Transaksi Capai...
Nilai Transaksi Capai Rp176,5 Miliar, Grup Astra Tambah Saham di ARKO
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved