Negara-negara tetangga sudah siap hadapi AEC 2015

Kamis, 04 April 2013 - 16:02 WIB
Negara-negara tetangga...
Negara-negara tetangga sudah siap hadapi AEC 2015
A A A
Sindonews.com - Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edy Putra Irawadi mengungkapkan, terkait kesiapan ASEAN Economic Community (AEC), beberapa negara tetangga sudah menunjukkan kesiapan dengan menunjukkan ciri khas mereka.

"Malaysia FDI liberalization process, Thailand promotion, Singapura technology, Filipina human capital," paparnya dalam sebuah diskusi di gedung Palma One, Jakarta, Kamis (4/4/2013).

Dia mengimbau agar Indonesia sebagai negara ASEAN menjadi hub konektivitas, baik regional maupun APEC, serta menjadi champion minimal di ASEAN.

"Modal kita Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), pengalaman krisis, negara demokrasi terbesar ketiga, letak geografis yang strategis, dan yang paling penting kitapun tidak punya musuh dalam berdagang," tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Sub Direktorat Kerja Sama Antar dan Sub Regional Kementerian Perdagangan, Donna Gultom mengharapkan pengusaha muda berpartisipasi dalam AEC 2015.

"Kami berharap kaum muda banyak berpartisipasi. Di 2015 ada AEC di mana ASEAN mengerahkan berbagai upaya untuk mengintegrasikan 10 ekonomi negara dengan tujuan sebuah masyarakat ekonomi ASEAN 2015 yang terintegrasi secara global," ujarnya di acara yang sama.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved