Konsumsi BBM subsidi capai 10,74 juta KL

Jum'at, 05 April 2013 - 11:04 WIB
Konsumsi BBM subsidi...
Konsumsi BBM subsidi capai 10,74 juta KL
A A A
Sindonews.com - Realisasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yaitu premium dan solar oleh PT Pertamina (Persero) hingga kuartal I/2013 mencapai 10,74 juta kiloliter (KL) atau 100,6 persen terhadap kuota. Hal tersebut terutama disebabkan oleh konsumsi solar bersubsidi yang telah berada 5,2 persen di atas kuota.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, secara total realisasi penyaluran premium dan solar telah melampaui kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui BPH Migas kepada Pertamina.

"Terlampauinya kuota tersebut, utamanya dipicu oleh realisasi penyaluran solar bersubsidi yang telah mencapai 3,70 juta KL atau 105,2 persen dari kuota yang ditetapkan," terang Ali dalam siaran persnya, Jumat (5/4/2013).

Sementara itu, realisasi penyaluran premium relatif masih sesuai dengan kuota, yaitu sekitar 7,04 juta KL atau 98,3 persen. Realisasi penyaluran premium yang di bawah kuota tersebut sejalan dengan peningkatan konsumsi BBM non subsidi, yaitu pertamax dan pertamax plus yang tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pertamina mendapatkan penugasan distribusi BBM bersubsidi dari BPH Migas tahun ini dengan kuota sebanyak 45,01 juta KL. Rincian kuota masing-masing bahan bakar meliputi, premium 29,03 juta KL, solar 14,28 juta KL dan kerosene 1,70 juta KL.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved