Obligasi Prancis jatuh ke rekor terendah 1,8%
Jum'at, 05 April 2013 - 18:17 WIB
Obligasi Prancis jatuh ke rekor terendah 1,8%
A
A
A
Sindonews.com - Setelah berada di bawah 2,0 persen, obligasi 10 tahun pemerintah Prancis kembali jatuh ke rekor terendah di bawah 1,8 persen dalam perdagangan di pasar skunder.
Seperti dilansir dari Global Post, Jumat (5/4/2013), kondisi ini terjadi karena investor Jepang tersentak memburu utang Eropa, setelah Bank of Japan (BoJ) membanjiri pasar.
Seperti diberitakan sebelumnya, lembaga manajemen utang negara melaporkan Prancis menempatkan obligasi 10 tahun di pasar untuk pertama kalinya dengan yield di bawah 2,0 persen.
Agence France Tresor mengatakan, pemerintah telah mengangkat lebih sedikit dari 2,0 miliar euro (USD2,6 miliar) pada tingkat rata-rata historis terendah kembali ke investor 1,94 persen.
Dalam lelang obligasi 10 tahun, 7 Maret lalu, tingkat pengembalian kepada investor sebesar 2,10 persen. Lelang menikmati permintaan yang kuat dari investor sekitar tiga kali atau hampir 7,0 miliar euro obligasi jangka menengah dan jangka panjang.
Seperti diketahui, BoJ memulai langkah paling berani untuk menyeret ekonomi keluar dari dekade deflasi, dengan melepaskan rekor stimulus untuk membeli sebagian besar obligasi pemerintah.
Pada gilirannya investor Jepang mencari untuk memperoleh investasi di luar negeri, dengan utang Prancis dilihat sebagai yang aman dan menawarkan keuntungan lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah Jerman (paling aman namun terendah untuk obligasi di zona euro).
Seperti dilansir dari Global Post, Jumat (5/4/2013), kondisi ini terjadi karena investor Jepang tersentak memburu utang Eropa, setelah Bank of Japan (BoJ) membanjiri pasar.
Seperti diberitakan sebelumnya, lembaga manajemen utang negara melaporkan Prancis menempatkan obligasi 10 tahun di pasar untuk pertama kalinya dengan yield di bawah 2,0 persen.
Agence France Tresor mengatakan, pemerintah telah mengangkat lebih sedikit dari 2,0 miliar euro (USD2,6 miliar) pada tingkat rata-rata historis terendah kembali ke investor 1,94 persen.
Dalam lelang obligasi 10 tahun, 7 Maret lalu, tingkat pengembalian kepada investor sebesar 2,10 persen. Lelang menikmati permintaan yang kuat dari investor sekitar tiga kali atau hampir 7,0 miliar euro obligasi jangka menengah dan jangka panjang.
Seperti diketahui, BoJ memulai langkah paling berani untuk menyeret ekonomi keluar dari dekade deflasi, dengan melepaskan rekor stimulus untuk membeli sebagian besar obligasi pemerintah.
Pada gilirannya investor Jepang mencari untuk memperoleh investasi di luar negeri, dengan utang Prancis dilihat sebagai yang aman dan menawarkan keuntungan lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah Jerman (paling aman namun terendah untuk obligasi di zona euro).
(dmd)
Lihat Juga :