Tingkatkan produksi padi, Kementan sumbang NTB Rp33 M

Minggu, 07 April 2013 - 11:52 WIB
Tingkatkan produksi...
Tingkatkan produksi padi, Kementan sumbang NTB Rp33 M
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertanian (Mentan), Suswono menyerahkan bantuan pemerintah sebesar Rp33 miliar. Bantuan ini guna mencetak sawah baru seluas 3.300 hektare (ha) di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurutnya, setiap satu hektare sawah baru yang akan dicetak mendapat sumbangan Rp 10 juta. Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi nasional pada 2013 sebesar 72,06 juta ton gabah kering giling (GKG).

Suswono menuturkan, Provinsi NTB berkomitmen menyumbang sebesar 2,2 juta ton GKG. Di mana sebanyak 435 ribu ton di antaranya merupakan kontribusi Kabupaten Sumbawa.

Mentan mengharapkan bantuan yang diberikan pemerintah ini benar-benar digunakan untuk mencetak sawah baru. "Saya tahu petani itu jujur-jujur, sehingga saya yakin bantuan ini benar-benar untuk mencetak sawah baru," katanya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Minggu (7/4/2013).

Sebelumnya, Mentan bersama Bupati Sumbawa, Jamaludin Malik, Dirjen Tanaman Pangan, Udhoro Kasih Anggoro, dan sejumlah pejabat daerah Sumbawa melakukan panen bersama di lahan sawah baru di Dusun Jompong, Desa Muer.

Dalam kesempatan tersebut, Suswono memberikan apresiasi yang tinggi terhadap hasil produksi sawah baru tersebut yang rata-rata mencapai enam ton per hektare. "Biasanya sawah baru mencapai hasil yang maksimal setelah sembilan kali panen. Sawah baru selama ini rata-rata produksinya di bawah empat ton per hektare," ujarnya.

Dia menjelaskan, dengan rata-rata produksi sebesar itu, pihaknya berkeyakinan target produksi padi NTB dapat terlampaui. "Secara nasional pun dengan rata-rata produksi sebesar itu, insya Allah target produksi sebesar 72,06 juta ton akan terlampaui," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved