Pemerintah diminta lakukan efisiensi belanja modal

Senin, 08 April 2013 - 12:48 WIB
Pemerintah diminta lakukan...
Pemerintah diminta lakukan efisiensi belanja modal
A A A
Sindonews.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana minta pemerintah melakukan efisiensi terhadap belanja barang dan modal pemerintah, termasuk output cadangan.

"Efisiensi termasuk output cadangan, kalau yang lalu ada output cadangan kita coba untuk enggak boleh dikurangi, output cadangan artinya ada anggaran tapi kegiataannya belum well define itu enggak boleh dan harus dikurangi," ujarnya di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (8/4/2013).

Di mencontohkan seperti dalam membangun gedung Kementerian atau Lembaga (K/L) sudah harus selesai tahun ini, dan anggaran tahun depan jangan sampai terbawa, dan proyek multiyears atau duplikasi harus dibersihkan.

"Ini start dari awal, kalau masuk trilateral meeting harus tajam dan efisien secara prosentasi pagu indikatif tahun lalu Rp541 triliun sekarang Rp561 triliun. Rp561 triliun tahun ini sudah termasuk anggaran pendidikan karena volume anggarannya sekarang Rp1.900 triliun, tahun lalu Rp1.680 triliun. Ada porsi kenaikan anggaran pendidikan," pungkasnya.

Sebelumnya, Armida memaparkan bahwa Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2014 sangat penting dan strategis. "Karena RKP ini adalah yang terakhir bagi pemerintahan sekarang. Sebab itu, harus disiapkan secara baik," ujarnya.

Menurutnya, target RKP 2014 harus menumbuhkan ekonomi sebesar 6,4-6,9 persen, inflasi hanya 4,5 persen, dan pengangguran 5-6 persen. "Sedangkan kemiskinan diharapkan turun 8-10 persen," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Kebut Belanja Kementerian...
Kebut Belanja Kementerian dan Lembaga Demi 'Gocek' Resesi
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
20 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
45 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved