Sektor teknologi dan energi buat Dow Jones cetak rekor

Rabu, 10 April 2013 - 08:47 WIB
Sektor teknologi dan...
Sektor teknologi dan energi buat Dow Jones cetak rekor
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di bursa Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup melanjutkan penguatan yang terjadi kemarin, dengan indeks Dow Jones mencetak rekor tertinggi baru di tengah musim rilis laporan keuangan kuartal I/2013.

Hari sebelumnya, Indeks S & P 500 kembali mendekati intraday tertinggi sepanjang sejarah di 1.576,09, yang berhasil pulih setelah mengalami koreksi tajam pada pekan lalu. Sedangkan indeks Dow pada perdagangan semalam sempat menyentuh rekor intraday tertingginya di level 14.716,46.

Positifnya laju indeks di bursa Wall Street mendekati rekor tertinggi menunjukkan investor memanfaatkan penurunan indeks yang terjadi sebelumnya sebagai peluang untuk mengoleksi saham. Adapun, sektor yang menopang penguatan bursa adalah sektor yang memiliki kaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi, yakni teknologi dan energi.

"{Penguatan) ini mengembirakan karena sektor teknologi dan energi memimpin reli. Ini sinyal yang sehat bagi pasar dan investor meyakini bahwa pasar saham dapat terus membaik," kata analis JP Morgan Fund, Joseph Tanious seperti dilansir Reuters, Rabu (10/4/2013).

Saham unggulan sektor teknologi, seperti Microsoft Corp (MSFT.O) melonjak 3,6 persen ke USD29,61 sebagai saham yang menguat tertinggi di indeks Dow Corp (INTC.O), saham Intel menguat 3,1 persen menjadi USD21,75 dan Hewlett-Packard (HPQ.N) naik 1,3 persen menjadi USD22,22.

Pada Senin kemarin waktu setempat, Alcoa Inc (AA.N) melaporkan laba di atas ekspektasi, meskipun pendapatan di bawah perkiraan. Saham Alcoa sebagai komponen Dow Jones dilihat pertama pada musim laba ini, ditutup datar di USD8,39.

Sementara saham-saham energi di indeks S & P 500 (SPNY) naik 0,8 persen seiring naiknya harga minyak mentah Amerika Serikat sebesar 0,9 persen. Saham Halliburton Co (HAL.N) naik 1,8 persen menjadi USD39,11 dan Chevron Corp (CVX.N) naik 0,7 persen menjadi USD118,64.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 59,98 poin atau 0,41 persen ke 14.673,46, penutupan rekor tinggi. The Standard & Poor 500 Index (SPX) naik 5,54 poin atau 0,35 persen ke 1.568,61, dan Nasdaq Composite Index (IXIC) menguat 15,61 poin atau 0,48 persen menjadi 3.237,86.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved