Buruh outsourcing PLN buru Dahlan Iskan

Rabu, 10 April 2013 - 17:42 WIB
Buruh outsourcing PLN...
Buruh outsourcing PLN buru Dahlan Iskan
A A A
Sindonews.com - Ratusan buruh yang tergabung dalam Persatuan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) dari Pelayanan Teknik (Yantek) PLN Jakarta bertahan di Kementerian BUMN untuk menunggu sosok Dahlan Iskan kembali dari rapat kerja dengan DPR.

"Kalau tidak selesai hari ini, kami akan menginap di sini (kantor Kementerian ESDM), nunggu Dahlan Iskan kembali. Kalau tidak datang, rencananya kami mau jemput Dahlan untuk bicara," ujar Presiden PPMI, Ahmad Fuad Anwar di depan Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2013).

Ahmad mengungkapkan, sistem outsourcing yang diterapkan PLN sangat tidak manusiawi. Dia mencontohkan, sejumlah karyawan yang sudah mengabdi selama 28 tahun, masih saja berstatus outsourcing.

"Ini aksi lanjutan kami untuk berjuang menghapus outsourcing di tubuh PLN. Sistem outsourcing di PLN sudah keterlaluan, lebih sadis dari swasta. Padahal sesuai dengan Permenakertrans, setiap pegawai tidak boleh outsourcing," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, ribuan buruh outsourcing melakukan aksi demonstrasi di kantor Kementerian BUMN hari ini untuk menyampaikan aspirasi. Dalam aksinya, berbagai ancaman dilontarkan para buruh yang bekerja di lingkungan BUMN seperti PT PLN, PT Telkom, PT Pertamina, PT Indofarma, dan lainnya.

Buruh outsourcing dari PLN mengancam akan memadamkan listrik se-Jabotabek bila tuntutan mereka tidak dipenuhi. Mereka menuntut agar karyawan Yantek PLN tidak lagi outsourcing atau dengan kata lain agar diangkat jadi karyawan.

"Kita semua siap mogok. Kalau sampai kawan-kawan mogok, bisa padam listrik Jakarta dan sekitarnya," kata Ahmad yang juga sebagai koordinator aksi.

Dia menjelaskan, pihaknya terpaksa melakukan aksi karena surat yang dikirimkan pada PLN tidak pernah mendapat respon. Dan demonstrasi ini merupakan aksi lanjutan.

"Kita sudah tiga kali surati PLN, bahkan kawan-kawan Yantek sudah lakukan aksi mogok. Namun hingga saat ini masih tidak beres persoalan ketenagakerjaan di BUMN," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved