PLTP Sarulla bisa hemat subsidi USD1 juta/hari

Kamis, 11 April 2013 - 11:45 WIB
PLTP Sarulla bisa hemat...
PLTP Sarulla bisa hemat subsidi USD1 juta/hari
A A A
Sindonews.com - Wakil Presiden RI, Boediono menegaskan, subsidi listrik yang bisa dihemat seiring dengan beroperasinya pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sarulla mencapai USD1 juta atau Rp9,6 miliar per hari (USD1=Rp9.600).

"Tarif listrik Sarulla ini hanya USD6,79 sen, lebih murah dibanding biaya pokok listrik rata-rata nasional sebesar USD13 sen. Jadi, kita bisa berhemat USD364 juta per tahun atau USD1 juta per hari," kata Boediono di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Selain menghemat subsidi listrik, lanjut dia, proyek pembangkit listrik terbesar di dunia ini diklaim sebagai proyek pembangkit listrik paling ramah lingkungan.

Hal tersebut lantaran sebagai pembangkit listrik tenaga panas bumi, PLTP Sarulla bisa menekan emisi gas buang yang sangat signifikan dibanding pembangkit listrik bahan bakar fosil.

"PLTP ini sangat ramah lingkungan karena bisa mengurangi emisi CO2. Sebanyak 1 juta ton CO2 per tahun bisa dikurangin," tegasnya.

Sebagai bagian dari program percepatan pembangunan pembangkit listrik 10 ribu megawatt (MW) tahap II, PLTP Sarulla diklaim sebagai pembangkit listrik terbesar di Indonesia, bahkan di dunia.

PLTP Sarulla termasuk dalam proyek geothermal terbesar dalam single-contract dan akan sangat mempercepat dalam mencapai sasaran elektrifikasi di Indonesia.

Dengan kapasitas 3X110 MW, proyek ini membutuhkan investasi sebesar sekita USD1,5 miliar yang didanai oleh partisipasi swasta, dipimpin oleh Medco Energi dengan konsorsium perusahaan multinasional seperti Itochu, Kyusu dan Ormat.

Komposisi pendanaan terdiri dari kas internal sebesar 20 persen, pinjaman lunak dari Japan Bank forInternational Corpoation (JBIC) dan 80 persen melalui skema IPP (independen power producer). PLTP ini ditargetkan beroperasi secara komersial pada 2016 mendatang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Koordinasi Intensif...
Koordinasi Intensif Mengurai Tantangan Pengembangan Panas Bumi
Garap Proyek PLTP Dieng...
Garap Proyek PLTP Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha 2, GeoDipa Ditopang PT PII
Pengeboran Segera Dimulai,...
Pengeboran Segera Dimulai, Megaproyek PLTP Patuha 2 Topang Pasokan Listrik Jawa-Bali
Resmi Beroperasi, PLTP...
Resmi Beroperasi, PLTP Sorik Marapi Unit 2 Kapasitas 45 MW
Buntut Kebocoran Gas,...
Buntut Kebocoran Gas, Kementerian ESDM Setop Operasi PLTP Sorik Marapi
Bangun PLTP Mataloko...
Bangun PLTP Mataloko 20 MW di NTT, PLN Kucurkan Rp101,8 Miliar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
10 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved