Kerajinan anyaman tak terpengaruh krisis dunia

Kamis, 11 April 2013 - 15:38 WIB
Kerajinan anyaman tak...
Kerajinan anyaman tak terpengaruh krisis dunia
A A A
Sindonews.com - Krisis ekonomi yang melanda negara-negara di Amerika dan Eropa telah membuat para eksportir produk kerajinan terpuruk. Hal ini menyusul kondisi pasar yang turun dan minimnya order.

Meski demikian, untuk produk anyaman berbahan serat alami tidak terpengaruh. Produk ini tetap diminati pasar. Pemilik Aneka Kerajinan Alami, Roni Priyantoro mengatakan, banyak pengusaha ekspor yang mengeluhkan krisis di Amerika dan eropa.

Selama ini mereka banyak menggantungkan dari pasar di Amerika, Inggris, Prancis, dan beberapa negara di eropa lainnya. Akibatnya, ketika pasar di negara ini lesu, imbasnya akan dirasakan bagi para eksportir.

"Untuk produk furniture memang lesu, tetapi kerajinan anyaman seperti ini tetap tidak ada masalah, pasarnya masih bagus," ujar Roni, Kamis (11/4/2013).

Setiap hari, dia mampu memproduksi sekitar 500 unit produk anyaman. Baik berbahan eceng gondok, pelepah pisang maupun dari serat rami. Bahan utama produk ini justru didatangkan dari luar daerah. "Karena solar langka, sekarang susah mendatangkan barang dan kita harus menyetok bahan baku," ungkap.

Pemilik Ongggo-Onggo Craft, Sudarto mengatakan, meski tidak sebesar yang dirasakan perajin furniture, namun produk kerajinan anyaman juga terkena dampaknya. Pasarnya tetap mengalami penurunan, meski tidak begitu drastis. "Pasarnya memang turun sedikit, tetapi tidak masalah," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Furniture Plastik...
Industri Furniture Plastik Indonesia Berkembang Pesat dengan Inovasi dan Desain Baru
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
Usai Garap Pasar AS,...
Usai Garap Pasar AS, Sohnne Siap Pasarkan Furnitur Indonesia ke Luar Negeri
Perkuat Industri Furnitur,...
Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis
Dorong Transformasi,...
Dorong Transformasi, Nilai Ekspor Mebel dan Kerajinan Jepara Tembus Rp5 Triliun
Berkah Pandemi buat...
Berkah Pandemi buat Industri Furnitur: Ekspor Tumbuh 5%
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
46 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved