Prancis targetkan tambahan pajak USD7,8 M
Senin, 15 April 2013 - 17:28 WIB
Prancis targetkan tambahan pajak USD7,8 M
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Prancis, Pierre Moscovici menyatakan, pemerintah menargetkan kenaikan tambahan pajak sebesar 6 miliar euro (USD7,8 miliar) pada 2014, untuk menutup celah pajak.
Dilansir dari Global Post, Senin (15/4/2013), berbicara di radio France Inter, Moscovici mengatakan, beban pajak terhadap perekonomian akan meningkat tahun depan, sebesar 0,2 hingga 0,3 poin persen, atau setara dengan 6 miliar euro.
Harian bisnis Les Echos melaporkan, sebelumnya beban pajak secara keseluruhan akan naik menjadi 46,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) 2014, di bawah rencana anggaran yang akan dipresentasikan Rabu nanti.
Moscovici menuturkan pemerintah Sosialis Presiden Francois Hollande akan menepati janjinya untuk tidak menaikkan pajak rumah tangga, kecuali pajak penjualan (PPN), yang saat ini tengah berjuang menurunkan pajak bisnis dalam untuk meningkatkan penciptaan lapangan kerja.
Dia menegaskan, bahwa sebagian besar konsolidasi fiskal pada 2014 berasal dari pemotongan belanja, tidak seperti 2013 pada saat pajak meningkat.
Prancis, ekonomi terbesar kedua zona euro setelah Jerman, seharusnya mendorong defisit publik kembali turun ke batas yang ditetapkan Uni Eropa 3,0 persen dari PDB tahun ini.
Februari lalu, pemerintah mengatakan, pihaknya akan kehilangan target dengan meramalkan defisit sebesar 3,7 persen. Namun, Komisi Eropa mendesak Prancis mengikuti defisit di bawah 3,0 persen pada 2014.
Gubernur Bank Sentral Prancis, Christian Noyer mengatakan, bahwa Prancis harus membekukan pensiun, gaji PNS dan tunjangan sosial untuk menghemat 40 miliar euro pada 2014, dalam upaya memenuhi target defisit 3,0 persen.
Dilansir dari Global Post, Senin (15/4/2013), berbicara di radio France Inter, Moscovici mengatakan, beban pajak terhadap perekonomian akan meningkat tahun depan, sebesar 0,2 hingga 0,3 poin persen, atau setara dengan 6 miliar euro.
Harian bisnis Les Echos melaporkan, sebelumnya beban pajak secara keseluruhan akan naik menjadi 46,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) 2014, di bawah rencana anggaran yang akan dipresentasikan Rabu nanti.
Moscovici menuturkan pemerintah Sosialis Presiden Francois Hollande akan menepati janjinya untuk tidak menaikkan pajak rumah tangga, kecuali pajak penjualan (PPN), yang saat ini tengah berjuang menurunkan pajak bisnis dalam untuk meningkatkan penciptaan lapangan kerja.
Dia menegaskan, bahwa sebagian besar konsolidasi fiskal pada 2014 berasal dari pemotongan belanja, tidak seperti 2013 pada saat pajak meningkat.
Prancis, ekonomi terbesar kedua zona euro setelah Jerman, seharusnya mendorong defisit publik kembali turun ke batas yang ditetapkan Uni Eropa 3,0 persen dari PDB tahun ini.
Februari lalu, pemerintah mengatakan, pihaknya akan kehilangan target dengan meramalkan defisit sebesar 3,7 persen. Namun, Komisi Eropa mendesak Prancis mengikuti defisit di bawah 3,0 persen pada 2014.
Gubernur Bank Sentral Prancis, Christian Noyer mengatakan, bahwa Prancis harus membekukan pensiun, gaji PNS dan tunjangan sosial untuk menghemat 40 miliar euro pada 2014, dalam upaya memenuhi target defisit 3,0 persen.
(dmd)
Lihat Juga :