Pasokan solar di Pasuruan ludes diborong nelayan

Senin, 15 April 2013 - 17:49 WIB
Pasokan solar di Pasuruan...
Pasokan solar di Pasuruan ludes diborong nelayan
A A A
Sindonews.com - Setelah pasokan bahan bakar minyak (BBM) solar terhenti selama lima hari, SPBU Bugul Kidul, Kota Pasuruan akhirnya menerima kiriman solar, Minggu petang. Namun, hanya dalam tempo sekitar enam jam, pasokan solar ludes diborong ratusan nelayan yang telah mengantre.

Antrean panjang berupa jeriken ukuran 30 liter ini terlihat sejak mobil tangki BBM tiba di SPBU Bugul Kidul. Antrian ini semakin panjang pada malam hari. Bahkan sejumlah polisi bersiaga untuk mengantisipasi keributan pada antrian solar tersebut.

Achmad Yusuf, 55, warga Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mengaku rela mengantri selama empat jam, hanya untuk mendapatkan 30 liter solar. Solar ini digunakan untuk bahan bakar kapal nelayan tempat ia menggantungkan hidupnya di laut.

Menurutnya, pembatasan jatah solar ini akan mempengaruhi pekerjaannya sebagai nelayan yang hanya bisa sekali melaut. Ia tidak tahu, pada hari-hari selanjutnya apakah bisa kembali melaut jika pasokan solar kembali terhenti.

"Semua SPBU di Pasuruan sudah saya datangi. Semuanya kehabisan stok. Hanya tinggal di SPBU ini saja yang masih ada," ujar Yusuf di Pasuruan, Senin (15/4/2013).

Rochman, seorang nelayan asal Lekok Kabupaten Pasuruan berharap, pasokan solar ini bisa segera kembali lancar. Sehingga para nelayan dapat kembali menjalankan aktivitasnya tanpa rasa khawatir pada keesokan harinya.

"Kalau solarnya habis, kami bisa makan dari mana? Pemerintah jangan diam saja. Kami masyarakat kecil sedang menjerit," ujarnya.

Menurut karyawan SPBU Bugul Kidul, Sholeh, pasokan solar tidak datang sejak lima hari lalu. Jatah solar yang biasanya sebanyak 16 ribu liter, kali ini hanya dijatah sebanyak 8 ribu liter.

"Kami mendapat kiriman 8 ribu liter. Pasokan ini akan segera habis karena antrian semakin banyak," kata Sholeh.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani di Wajo Sebut...
Petani di Wajo Sebut Kelangkaan BBM Subsidi Akibat Dijual Ilegal
Solar Langka, Nelayan...
Solar Langka, Nelayan di Maros Terpaksa Libur Melaut
Sorong Krisis BBM, Pertamina...
Sorong Krisis BBM, Pertamina Bantah dan Minta Warga Tak Panik
Kelangkaan BBM di Balikpapan,...
Kelangkaan BBM di Balikpapan, Pertamina Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya
Antrean Panjang Solar...
Antrean Panjang Solar Bersubsidi Picu Kemacetan, Pertamina Bilang Begini
Pertalite Kosong Berjamaah,...
Pertalite Kosong Berjamaah, Pengamat Duga Terkendala Distribusi
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved