SBY minta masyarakat awasi penyaluran pupuk

Selasa, 16 April 2013 - 10:38 WIB
SBY minta masyarakat...
SBY minta masyarakat awasi penyaluran pupuk
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Mengawali perjalanan, Presiden SBY dan rombongan langsung menuju ke kantor PT Pupuk Kujang, Cikampek di kawasan Cikampek, Karawang, dan melakukan pertemuan dengan jajaran direksi serta para pejabat perusahaan BUMN tersebut.

Menurut SBY, industri pupuk Indonesia terus berkembang dan produksi terus meningkat. Hal ini tentunya sesuai dengan program pemerintah untuk surplus beras, yang memerlukan dukungan pupuk.

“Semuanya untuk meningkatkan produksi pangan. Kalau produksi beras dan pangan kita cukup, harga akan lebih stabil, sehingga baik bagi masyarakat,” pesan SBY seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet, Selasa (16/4/2013).

SBY meminta semua pihak agar jangan cepat puas meski kelangkaan pupuk tidak ada lagi. “Permasalahan ketersediaan dan harga gas bagi industri pupuk, harus bisa diatasi. Pertamina dan PT Pupuk (harus) carikan solusinya,” pinta SBY.

Presiden menegaskan, agar distribusi pupuk harus dijaga, agar sampai ke petani kita tepat waktu dan tepat jumlah. Selain itu, juga harus efisien dan tanpa penyimpangan. Dia berharap segenap lapisan masyarakat untuk ikut mengasi dan memastikan penyaluran dan penggunaan pupuk dengan benar.

Untuk informasi, pertemuan ini diikuti oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, di antaranya Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menperin MS Hidayat, Mendag Gita Wirjawan, Mentan Suswono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, Menteri PU Djoko Kirmanto, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, dan Menteri BUMN Dahlan Iskan itu berlangsung tertutup.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow! New York Legalkan...
Wow! New York Legalkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk
Polisi Ringkus 4 Tersangka...
Polisi Ringkus 4 Tersangka Penyelewengan Pupuk Subsidi di Pandeglang
Pupuk Batubara Ini Dapat...
Pupuk Batubara Ini Dapat Menjadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
Pusri Pastikan Distribusi...
Pusri Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Sesuai e-RDKK
PIM-1 Hidup Kembali...
PIM-1 Hidup Kembali Bakal Dongkrak Kapasitas Produksi Pupuk Nasional
Ada Perang Rusia-Ukraina,...
Ada Perang Rusia-Ukraina, Stok Bahan Baku Pupuk Indonesia Masih Aman
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
2 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
2 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
3 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
3 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved