Demi gaji, ahli migas Indonesia eksodus ke luar negeri

Selasa, 16 April 2013 - 17:47 WIB
Demi gaji, ahli migas...
Demi gaji, ahli migas Indonesia eksodus ke luar negeri
A A A
Sindonews.com - Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini mengatakan, Indonesia kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang ahli dalam pengeboran minyak bumi, karena mayoritas SDM lokal lebih tertarik bekerja di perusahaan minyak asing yang menggaji lebih besar.

"Kita sekarang kekurangan orang yang bisa melakukan pengeboran dan di industri migas juga kehilangan orang yang baik, rupanya banyak SDM yang kabur ke perusahaan minyak asing karena gajinya lebih gede dibanding kita," ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/4/2013).

Dia mengungkapkan, di luar negeri ternyata banyak tenaga ahli migas Indonesia yang dipekerjakan karena banyak orang Indonesia yang memiliki keahlian memadai dalam industri migas dan pengeboran.

"Ternyata di luar negeri butuh tenaga Indonesia yang cakap, seperti di Qatar, Arab Saudi, Yaman, Petronas, Inggris, serta Afrika," tambahnya.

Rudi menyayangkan, apabila semua orang Indonesia yang ahli dalam migas pergi, siapa lagi yang akan mengelola migas dalam negeri dan dikhawatirkan hal ini akan menghambat produksi migas dalam negeri.

"Siapa yang akan kelola migas kita? SDM kita tidak cukup orang dan banyak kekurangan orang karena ahlinya laku di luar negeri. Sulit sekarang bagi kita untuk bisa naikkan produksi dengan kencang seperti sebelumnya apabila mereka terus keluar," tutupnya
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
September 2021, Realisasi...
September 2021, Realisasi Lifting Migas Capai 96% dari Target
Migas Non Konvensional...
Migas Non Konvensional RI Dilirik Asing, Cadangan Paling Besar Ada di Pulau Ini
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Pascapandemi, SKK Migas...
Pascapandemi, SKK Migas Siap Tawarkan Blok Migas ke Luar Negeri
Indonesia Butuh Rp2.800...
Indonesia Butuh Rp2.800 Triliun untuk Genjot Produksi Migas di 2030
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
9 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
10 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
10 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
11 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
12 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
14 jam yang lalu
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved