Pascapandemi, SKK Migas Siap Tawarkan Blok Migas ke Luar Negeri

Selasa, 09 Juni 2020 - 10:09 WIB
loading...
Pascapandemi, SKK Migas...
Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pascapandemi Covid-19 akan lebih agresif menawarkan ladang migas melalui roadshow ke luar negeri. Hal itu dilakukan agar investasi hulu migas di Indonesia lebih meningkat.

“Ini sebagai upaya jemput bola dan terus dibarengi dengan improve data umum berkualitas,” ujar Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno di Jakarta kemarin.

Berdasarkan laporan SKK Migas, realisasi investasi migas kuartal I/2020 hanya USD2,87 miliar. Adapun realisasi investasi tersebut hanya tercapai 21% dari target yang ditetapkan sebesar USD13,8 miliar.

Tak tercapainya target investasi tersebut disebabkan oleh pandemi Covid-19 serta anjloknya harga minyak mentah global. (Baca: SKK Migas Lakukan Antisipasi Berkurangnya Serapan Pembeli Gas Bumi)

Sementara itu, pakar energi dari Universitas Trisakti Pri Agung Rakhmanto menilai rencana roadshow menawarkan ladang migas ke luar negeri cukup positif. Hanya, perlu dibarengi dengan data-data blok migas yang berkualitas. Di samping itu, penawaran blok-blok migas juga harus sesuai dengan hitungan keekonomian bagi investor.

“Jadi penawaran blok migas kepada investor harus ada terobosan di dalamnya berupa fiscal terms dari blok migas yang ditawarkan. Jika tidak ada, maka kurang efektif,” tandasnya.

Pihaknya memberikan sejumlah saran agar investasi hulu migas makin bergairah pascapandemi Covid-19. Sejumlah masukan yang perlu dipertimbangkan antara lain terkait fleksibilitas penggunaan kontrak yakni menggunakan mekanisme cost recovery atau gross split.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
Proyek Tangguh UCC Rampungkan...
Proyek Tangguh UCC Rampungkan Jacket UBA dan Siap Dikirim ke Fakfak
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Indonesia Punya 2 Pabrik...
Indonesia Punya 2 Pabrik LPG Baru, Mampu Produksi 200 Metrik Ton per hari
Inpex Finalisasi Garap...
Inpex Finalisasi Garap Blok Masela Rp339 T, Bahlil: Jangan Ulur-ulur Lagi, Sudah 27 Tahun Tertunda
First Gas In LPG Plant...
First Gas In LPG Plant Cilamaya Tercapai, Kapasitas Produksi 163 Ton LPG per Hari
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Bisa Daftar
Pramono Panggil Dirut...
Pramono Panggil Dirut TransJakarta soal Kecelakaan yang Menewaskan Pejabat SKK Migas
Pejabat SKK Migas Meninggal...
Pejabat SKK Migas Meninggal setelah Tabrak Bus, Ini Penjelasan Transjakarta
Rekomendasi
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved