Menkeu: Jika tak dikendalikan BBM bisa jebol

Rabu, 17 April 2013 - 13:59 WIB
Menkeu: Jika tak dikendalikan...
Menkeu: Jika tak dikendalikan BBM bisa jebol
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Agus Martowardojo mengatakan, bila tidak ada pembatasan, maka angka penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa membengkak hingga 49-53 juta kiloliter (KL). Padahal, kuota BBM bersubsidi hanya sebesar 46 juta KL.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan terjadi kebobolan sebesar tiga sampai enam juta KL apabila tidak ada pengendalian BBM bersubsidi.

"Saya cuma bisa mengatakan bahwa 46 juta kiloliter itu kalau tidak kita kendalikan dan melakukan penghematan dengan baik, itu bisa mencapai 49 sampai 53 juta kiloliter," ujarnya kepada Sindonews di hotel Sahid, Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Agus juga menjelaskan apabila ada pengendalian dan penghematan BBM bersubsidi dari pemerintah diperkirakan akan meminimalisir konsumsi BBM bersubsidi hingga 48 juta KL atau hanya melewati dua juta dari kuota yang ditetapkan.

"Tapi kalau nanti ada pengendalian, penghematan, dan ada satu paket kebijakan dari pemerintah, kita perkirakan ada di 48 juta kiloliter. Pada 2013 ini kita tahu bahwa 46 juta kiloliter ini akan terlampaui tapi jangan sampai 49 sampai 53 juta kioliter, mungkin sampai pada angka 48 juta kiloliter," katanya.

Hal tersebut, lanjut dia, juga terkait defisit anggaran. Di mana langkah pemerintah dalam pengendalian dan pembatasan BBM bersubsidi juga bertujuan untuk menjaga defisit anggaran pemerintah.

"Di fiskal kita punya defisit anggaran pada 2013 kan batasnya 1,65 persen, kita tidak bisa menjaga 1,65 persen. Mungkin akan terjadi peningkatan di atas dua persen tapi yang jelas di bawah 2,4 persen," jelas Menkeu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved