Prancis bidik target defisit publik 2014

Rabu, 17 April 2013 - 19:57 WIB
Prancis bidik target...
Prancis bidik target defisit publik 2014
A A A
Sindonews.com - Prancis berencana mendapatkan target defisit publik kembali di bawah batas Uni Eropa (UE) sebesar 3,0 persen dari output pada 2014, melalui pajak lebih tinggi dan penghematan sistem jaminan sosial.

Dilansir dari MSN Malaysia News, Rabu (17/4/2013), program ini dirilis Departemen Keuangan Prancis, yang mereka sebut pertumbuhan ekonomi "realistis" yang diperkirakan sebesar 0,1 persen tahun ini, dan 1,2 persen pada 2014. Hal tersebut memungkinkan defisit publik akan dipotong menjadi 2,9 persen dari output tahun berikutnya.

Perkiraan pertumbuhan ini dipertanyakan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Dewan Tinggi Prancis bidang Keuangan Publik, yang meramalkan ekonomi Prancis akan mengalami kontraksi sebesar 0,1 persen tahun ini, sebelum berkembang sedikit 0,3 persen pada 2014.

Prancis awalnya telah memotong defisit menjadi 3,0 persen dari produk domestik bruto (PDB) tahun ini, tetapi meminta waktu karena pertumbuhan yang lemah mendorong revisi hingga 3,7 persen dari PDB.

Berdasarkan aturan UE, anggota zona euro diharapkan menjalankan defisit publik tidak lebih dari 3,0 persen dari PDB, dan seharusnya bekerja menuju keseimbangan, atau bahkan pertumbuhan ekonomi surplus.

Pemerintah berjanji membawa defisit turun menjadi 2,9 persen tahun depan, namun Presiden Francois Hollande telah mengesampingkan pemotongan belanja lebih tajam untuk mencapai target tahun ini.

Di bawah "Program stabilitas" diresmikan pada Rabu, utang publik diperkirakan akan mencapai rekor puncak 94,3 persen dari PDB pada 2014, sebelum menurun setahun kemudian dari yang direncanakan.

Meskipun pemerintah telah berjanji akan menjaga biaya sosial pada tingkat yang stabil pada 2014, beban pajak secara keseluruhan diperkirakan akan meningkat menjadi 46,3 persen dari PDB 2013, sedangkan pengeluaran pemerintah diperkirakan naik tipis menjadi 56,9 persen.

Pada kuartal terakhir 2012, tingkat pengangguran Prancis mencapai 10,6 persen dari angkatan kerja, tetapi IMF memperkirakan akan naik ke 11,2 persen tahun ini dan menjadi 11,6 persen pada 2014.

Program stabilitas akan dikirim ke parlemen untuk mendapat persetujuan pada 23-24 April mendatang, dan kemudian akan dilaporkan ke Komisi Eropa pada akhir bulan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangkitkan Ekonomi,...
Bangkitkan Ekonomi, Prancis Anggarkan Rp1.750 Triliun
Tolak Putus Hubungan...
Tolak Putus Hubungan Ekonomi dari China, Menkeu Prancis Sebut Ilusi
Imbangi Dampak Covid-19,...
Imbangi Dampak Covid-19, Prancis Disarankan Jual 'Mona Lisa' Rp806 Triliun
IMF: Prancis Akan Terdepak...
IMF: Prancis Akan Terdepak dari 10 Besar Ekonomi Global
Ekonomi Argentina Bisa...
Ekonomi Argentina Bisa Terkerek 0,25% jika Menang Lawan Prancis di Piala Dunia 2022
Indonesia-Prancis Dorong...
Indonesia-Prancis Dorong Kerja Sama Ekonomi, Fokus Investasi dan Teknologi Hijau
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
1 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
5 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved