Kebijakan pajak dan kepabeanan dinilai hambat investasi

Kamis, 18 April 2013 - 15:13 WIB
Kebijakan pajak dan...
Kebijakan pajak dan kepabeanan dinilai hambat investasi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik Haryadi B Sukamdani menilai kebijakan perpajakan, kepabeanan, dan cukai masih menjadi salah satu penghambat investasi dan perdagangan.

Menurut Haryadi, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, perlu adanya suasana perpajakan yang "business friendly" termasuk membangun kepercayaan. Adanya perbaikan sistem pelayanan perpajakan, terutama yang berhubungan dengan masalah sengketa perpajakan harus segera dibenahi.

Baru-baru ini, Kadin menilai banyak aturan pajak yang bersifat otoriter dan merugikan wajib pajak. Setahun setelah masa berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) No 74/2011 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan serta PP No 1/2012 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menuai protes.

Kadin menilai, kedua aturan tersebut merugikan wajib pajak lantaran menimbulkan banyak persepsi. "Kadin berharap pemerintah merevisi aturan itu," katanya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Kamis (18/4/2013).

Menurutnya, pengusaha juga mengeluhkan banyaknya peraturan pabean yang tiba-tiba diterbitkan dan menyebabkan kesulitan bagi para pengusaha. Misalnya peraturan harmonisasi tarif pada 2010 dan peraturan Kawasan Berikat pada 2011. Kedua peraturan tersebut akhirnya mengalami perubahan karena adanya keberatan dari pengusaha.

"Kemitraan antara pengusaha dan instansi pabean harus ditingkatkan demi kelancaran arus barang dan menurunkan biaya logistik yang masih tinggi," tutur Haryadi.

Dalam menetapkan suatu kebijakan publik, Kadin berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan sinkronisasi dalam implementasi peraturan yang satu dengan yang lainnya. Tujuannya agar tidak tumpang tindih dan tidak jarang menuai perbedaan penafsiran atas suatu peraturan diantara aparatur pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
28 menit yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
58 menit yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
2 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
3 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved