Klaim pengangguran mingguan AS naik 4.000

Kamis, 18 April 2013 - 20:37 WIB
Klaim pengangguran mingguan...
Klaim pengangguran mingguan AS naik 4.000
A A A
Sindonews.com - Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran sedikit naik minggu lalu, menenangkan kekhawatiran kemunduran besar dalam pemulihan pasar tenaga kerja.

Dilansir dari Reuters, Kamis (18/4/2018), Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara meningkat 4.000 menjadi 352.000 disesuaikan musiman. Jumlah pekan sebelumnya direvisi menunjukkan 2.000 aplikasi lebih dari yang dilaporkan sebelumnya. Sementara para analis telah memperkirakan kenaikan 355.000.

Klaim pengangguran dalam empat pekan rata-rata 361.250. Di mana tingkat pengangguran AS berada pada 7,6 persen, level terendah sejak Desember 2008.

Meskipun terjadi kenaikan pekan lalu, yang secara luas sejalan dengan ekspektasi ekonom, klaim di dekat tingkat ekonom biasanya diasosiasikan dengan keuntungan pekerjaan bulanan rata-rata lebih dari 150.000.

Hal ini membantu meredakan kekhawatiran dari penurunan kondisi pasar tenaga kerja setelah nonfarm payrolls mencatat kenaikan terkecil dalam sembilan bulan pada Maret.

"Kami memiliki banyak volatilitas sejak akhir kuartal. Ini adalah cukup bersih. Ada beberapa penguatan kecil dalam kondisi tenaga kerja, tapi tidak dramatis," kata Stephen Stanley, kepala ekonom dari Pierpont Securities di Stamford, Connecticut.

Data terbaru mulai dari pekerjaan, penjualan ritel dan manufaktur menunjukkan perekonomian sedang menuju ke sebuah pertumbuhan lambat, menyalahkan pajak yang lebih tinggi dan pemotongan pengeluaran anggaran pemerintah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
23 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
2 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
5 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved