Hatta jadi Plt Menkeu keputusan setengah hati

Jum'at, 19 April 2013 - 17:34 WIB
Hatta jadi Plt Menkeu...
Hatta jadi Plt Menkeu keputusan setengah hati
A A A
Sindonews.com - Wakil ketua Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Azis mengatakan, keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengangkat Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebagai Plt Menteri Keuangan merupakan keputusan setengah hati karena Plt tidak bisa menghasilkan kebijakan.

"Plt itu hanya bisa mengambil keputusan yang sifatnya administratif," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Jumat (19/4/2013).

Harry juga mengutarakan, walaupun dari segi pengalaman Hatta sudah malang melintang menjadi Menteri, tapi apabila tidak memiliki kewenangan itu sama saja akan menimbulkan stagnasi.

"Kalau dilihat pengalaman bolehlah, tapi kalau kewenangan ada interim itu kan sebatas koordinasi dan menjalankan keputusan yang sudah dibuat. Tapi, membuat dan mengubah aturan mana bisa dia apabila jadi Plt," jelasnya.

Dia menambahkan, apabila kondisi seperti ini terus menerus dipertahankan, artinya presiden menghentikan kebijakan Menteri Keuangan. "Harusnya presiden dapat memutuskan Menteri Keuangan yang tetap dalam tiga hari saja, tapi kan kalau dua sampai tiga bulan apalagi sampai akhir periode menghentikan policy namanya. Sampai berapa lama presiden membuat situasi stagnasi seperti ini?" tanyanya.

Harry mengkhawatirkan apabila Hatta menjadi Menkeu, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang belum selesai akan makin tertunda karena keadaan ini.

"Itu PMK mengenai Cukai Rokok kan ada yang belum kelar dari zaman Agus. Nah, kalau Hatta jadi Plt enggak akan kelar juga kalau begitu," ujar dia.

"Wakil Menteri juga enggak bisa, berarti Menteri Keuangan didelegasikan di tangan Presiden. Jadi kalau menandatangani PMK atas nama Menteri Keuangan Susilo Bambang Yudhoyono," tambahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pajak Mobil Baru 0%,...
Pajak Mobil Baru 0%, Menkeu: Kita Selalu Terbuka
Menkeu Sebut Penerimaan...
Menkeu Sebut Penerimaan Pajak Baru 85% per 23 Desember
Harapan Single Salary...
Harapan Single Salary ASN di Tangan Menkeu Baru Purbaya
Beredar 7 Sosok Pengganti...
Beredar 7 Sosok Pengganti Menkeu Sri Mulyani, Pengamat Ungkap Kriteria Ideal
Menkeu Pastikan Anggaran...
Menkeu Pastikan Anggaran Ibu Kota Baru Masuk RAPBN 2021
Kabinet Baru Malaysia...
Kabinet Baru Malaysia Diumumkan, Anwar Rangkap Jabatan Jadi Menkeu
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved