Peran perbankan di industri hulu migas meningkat

Minggu, 21 April 2013 - 16:42 WIB
Peran perbankan di industri...
Peran perbankan di industri hulu migas meningkat
A A A
Sindonews.com - Peran perbankan nasional dalam mendukung industri hulu minyak dan gas bumi terus meningkat. Hal ini menunjukkan semangat nasionalisme di industri hulu migas saat ini.

Nilai transaksi pembayaran melalui bank BUMN/BUMD sejak 2009 hingga Maret 2013 mencapai USD26,678 miliar atau sekitar Rp240 triliun. Sementara, nilai transaksi tahunan pada 2012 meningkat 135 persen dibandingkan nilai transaksi pada 2009.

Selain itu, penempatan dana Abandontment and Site Restoration (ASR) di Bank pemerintah mencapai USD355 juta atau sekitar Rp3,2 triliun. Di mana jumlah ini adalah peningkatan sebesar 165 persen dibanding 2009.

Kewajiban industri hulu migas untuk menggunakan perbankan nasional dalam transaksinya dan tempat menampung dana ASR dimulai 2009. Sebelumnya, selama puluhan tahun hal tersebut tidak pernah dilakukan.

"Pada 2013, kita berhasil meningkatkan partisipasi perbankan nasional dalam kegiatan yang lebih besar. Yaitu ketika BNI berhasil menjadi pionir bank pemerintah pertama yang memasuki bisnis jasa Trustee & Paying Agent untuk kontrak penjualan LNG dari Blok Mahakam PSC," kata Kepala Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini seperti dikutop dari situs resmi SKK Migas, Minggu (21/4/2013).

Dia berharap, prestasi ini diikuti perbankan nasional lainnya. Rudi juga memberikan apresiasi khusus kepada BRI sebagai bank pemerintah pertama yang telah memberi keistimewaan pada industri migas dengan membentuk Divisi Bisnis Umum dan Migas.

Sementara, penghimpunan DPK oleh perbankan nasional yang belum tersalurkan menjadi kredit sekitar Rp570,75 triliun. Sehingga, peningkatan penyaluran kredit perbankan ke sektor hulu migas tidak akan mengurangi porsi penyaluran kredit ke sektor-sektor ekonomi lainnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
2 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
15 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
52 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved