Kuartal I, PTBA jual 4,51 juta ton batu bara
Selasa, 23 April 2013 - 09:49 WIB
Kuartal I, PTBA jual 4,51 juta ton batu bara
A
A
A
Sindonews.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepanjang kuartal I tahun ini mencatat penjualan sebanyak 4,51 juta ton atau naik 17 persen dibanding realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3,85 juta ton.
Adapun, angka penjualan batu bara perseroan tersebut mencapai 99 persen target penjualan tiga bulan pertama tahun ini sebanyak 4,6 juta ton. Dengan begitu, perusahaan tambang pelat merah ini optimistis, target penjualan batu bara hingga penghujung tahun ini sebesar 20,68 juta ton akan tercapai.
Target penjualan batu bara perseroan itu naik 35 persen dibanding tahun sebelumnya sebanyak 15,3 juta ton. Naiknya penjualan batu bara tahun ini didukung naiknya volume angkuta batu bara dari lokasi tambang di Tanjung Enim ke Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan Dermaga Kertapati di Palembang.
"Bahkan, sebagian lokomotif baru PT Kereta Api yang sudah datang, mulai beroperasi pada akhir bulan ini," kata Sekretaris Perusahaan PTBA, Joko Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/4/2013).
Tahun ini, perseroan mendatangkan 44 lokomotif baru, 20 lokomotif sudah datang dan sisanya akan datang sebelum akhir Juni 2013. Pada awal Mei, akan datang 230 gerbong baru, sedangkan 300 gerbong baru sebelumnya telah datang pada tahun lalu.
Tambahan 44 lokomotif baru ini yang sekuruhnya akan beroperasi pada Juli tahun ini akan meningkatkan armada angkutan batu bara perseroan oleh PT Kereta Api dari Tanjung Enim menuju Pelabuhan Tarahan menjadi 88 unit lokomotif dan 2.472 unit gerbong kereta batu bara.
Selain itu, kontribusi juga berasal dari yang tidak menggunakan angkutan kereta, yakni berasal dari anak perusahaan. Misalnya, produksi dari PT IPC di Kalimantan Timur sebesar 1 juta ton dengan pembelian batu bara dari pihak ketiga sebesar 2,95 juta ton oleh PT Bukit Asam Prima dan PT IPC.
Adapun, angka penjualan batu bara perseroan tersebut mencapai 99 persen target penjualan tiga bulan pertama tahun ini sebanyak 4,6 juta ton. Dengan begitu, perusahaan tambang pelat merah ini optimistis, target penjualan batu bara hingga penghujung tahun ini sebesar 20,68 juta ton akan tercapai.
Target penjualan batu bara perseroan itu naik 35 persen dibanding tahun sebelumnya sebanyak 15,3 juta ton. Naiknya penjualan batu bara tahun ini didukung naiknya volume angkuta batu bara dari lokasi tambang di Tanjung Enim ke Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan Dermaga Kertapati di Palembang.
"Bahkan, sebagian lokomotif baru PT Kereta Api yang sudah datang, mulai beroperasi pada akhir bulan ini," kata Sekretaris Perusahaan PTBA, Joko Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/4/2013).
Tahun ini, perseroan mendatangkan 44 lokomotif baru, 20 lokomotif sudah datang dan sisanya akan datang sebelum akhir Juni 2013. Pada awal Mei, akan datang 230 gerbong baru, sedangkan 300 gerbong baru sebelumnya telah datang pada tahun lalu.
Tambahan 44 lokomotif baru ini yang sekuruhnya akan beroperasi pada Juli tahun ini akan meningkatkan armada angkutan batu bara perseroan oleh PT Kereta Api dari Tanjung Enim menuju Pelabuhan Tarahan menjadi 88 unit lokomotif dan 2.472 unit gerbong kereta batu bara.
Selain itu, kontribusi juga berasal dari yang tidak menggunakan angkutan kereta, yakni berasal dari anak perusahaan. Misalnya, produksi dari PT IPC di Kalimantan Timur sebesar 1 juta ton dengan pembelian batu bara dari pihak ketiga sebesar 2,95 juta ton oleh PT Bukit Asam Prima dan PT IPC.
(rna)
Lihat Juga :